Warga Di Bula Temukan Benda Diduga Bom

KBRN, Bula : Warga di lorong arab Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kamis sore (02/07) dihebohkan dengan penemuan sebuah benda dicurigai Bom. Benda tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Baharudin Rumonin didasar sungai yang berada persis dibelakang rumahnya.

Baharudin yang awalnya bermaksud hendak membersihkan badan sungai dari kotoran sampah karena baru saja selesai banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Minyak itu pada sehari sebelumnya. Setelah sampah dibersihkan, warga pensiunan pegawai kejaksaan negeri maluku tengah itu lalu memindahkan satu per satu batuan dari dasar sungai dengan maksud agar saluran air mengalir dengan lancar.

Akan tetapi Bahrudin justru kaget tak terkira saat sedang berusaha memindahkan sebuah lempengan batu yang ukurannya tidak begitu besar. Ternyata dibawah batu itu terdapat sebuah benda berbentuk tabung yang belakangan dicurigai sebagi Bom.

Karena masih ragu, warga yang diketahui baru bermukim lebih kurang satu tahun di lokasi tersebut lalu melaporkan ke tetangga rumahnya bernama Abdul Wahab Kelrey. Keduanya berinisiatif mendatangi Markas Brimob di jalan Pancasila Bula guna melaporkan peristiwa penemuan benda tersebut.

Sejak dilaporkan, Anggota dari berbagai satuan sejak sore hari terus berdatangan ke lokasi untuk memastikan penemuan benda tersebut. Anggota polisi dari Polres setempat juga telah diterjunkan ke lokasi dan berhasil memasang gari polisi (police line). Benda tersebut belum bisa diidentifikasi karena masih harus menunggu tim Gegana dari Maluku Tengah.

Menurut keterangan petugas di lapangan, benda berbentuk tabung itu besar kemungkinan dicurigai sebagai Bom yang usianya sudah diatas ratusan tahun. Atau bisa jadi diperkirakan sebagai peninggalan pada masa perang dunia kedua. Panjang tabung tersebut sekira 75 sampai 80 Cm, dengan diameter sekitar 10 sampai 13 Cm. Jika ternyata benar benda tersebut merupakan Bom, maka kuat dugaan Bom tersebut masih aktif karena selama ini posisinya berada di dasar sungai sehingga selalu basah karena terendam air sungai.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00