Dua Bulan, Kota Ambon Habiskan 20 M Tangani Covid-19

KBRN, Ambon :  Kurang lebih dua bulan terakhir, terhitung sejak Kota Ambon terpapar covid-19 yang diawali dengan pasien 01, Pemerintah Kota Ambon telah menghabiskan Rp. 20 miliar anggaran untuk penanganan Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono, kepada Wartawan di Kantornya dibilangan Rijali, Rabu (24/6/2020) menjelaskan,  Dari Rp. 46,9 miliar anggaran covid-19, sudah Rp. 20 miliar dana covid yang terpakai dan itu terbagi dalam beberapa item kebutuhan. Diantaranya, untuk pengadaan alat pelindung diri (APD), jaring pengaman sosial, dan bidang-bidang lainnya semasa pandemi ini.

"Pansus percepatan penanganan covid sudah rapat dengan gugus tugas kemarin (selasa red), dan kita minta tim menjelaskan secara utuh rencana PSBB di Kota Ambon, kemudian penggunaan anggarannya sesuai peruntukannya,” jelas Rustam.

Pasca pertemuan tersebut, mengingat PSBB bersifat temporer  14 hari, maka pihaknya bersepakat akan melakukan rapat evaluasi sekali seminggu.

"Setiap minggu kita akan undang lagi untuk evaluasi proses pelaksanaan PSBB  di Kota Ambon, dan seperti hari ini (Rabu red) rencananya kan sudah ada penindakan soal PSBB. Dan mudah-mudahan dengan kerjasama Pemerintah dan masyarakat, kita bisa putuskan rantai penyebaran covid-19,"ujarnya.

Selain itu pihaknya berharap, Pemerintah Kota Ambon juga memperhatikan kebutuhan pokok masyarakat dalam pelaksanaan PSBB ini.

"Kasihan juga selama 14 hari mereka mau makan apa. Kalau tidak salah ada dalam Perwali juga terkait dengan pelaku-pelaku usaha. Harapan kita, penggunaan anggaran sesuai sasaran,"harapnya.

Karena dengan kondisi ekonomi yang makin sulit saat ini, belum lagi seretnya PAD karena tidak ada pemasukan yang signifikan dari objek pendapatan, maka diharapkan penggunaan anggaran harus maksimal dan betul-betul untuk kepentingan penanganan covid-19, baik itu dari sisi kesehatan maupun penanganan dampak sosial dan dampak ekonomi. (CT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00