Peringatan Harganas, PKB/PLKB di Maluku Siap Sukseskan "Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor"

KBRN, Ambon : Dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 Tahun 2020, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Maluku ikut mensukseskan "Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor".

"Lewat koordinasi dengan BKKBN Maluku, Program Nasional tersebut dilaksanakan pada tanggal 29 juni nanti  sekitar pukul 08.00 WIT,"Ujar Chaky Parera Ketua  Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPe-KB) Provinsi Maluku pada Rabu, (24/06/2020).

Ia mengatakan target Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor di Provinsi Maluku yang harus dipenuhi sebanyak 2.865 akseptor dengan rincian,  IUD/Implan 278 akseptor, KB Suntik 769 akseptor dan KB Pil 1.818 akseptor dengan pelayanan dipusatkan di Rumah sakit, Puskemas maupun puskesmas bantu dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah daerah.

"Jenis pelayanan berupa KB Baru, KB Ulangan serta KB Ganti. Khusus pelayanan di Rumah sakit BKKBN sudah meneliti mana saja yang bisa dipakai melayani masyarakat saat menjalankan program Harganas nanti, dan pastinya mengedepankan protokol kesehatan mengingat adanya pandemi covid-19," tutur Parera.

Menurut Parera, mewabahnya virus corona turut mempengaruhi Pelayanan tenaga PKB/PLKB di lapangan. Kendati demikian tak menyulutkan semangat para petugas untuk tetap setia melakukan pelayanan kepada Masyarakat.

"Kendalanya terkait APD dan sulit akses karena transportasi sehingga dropping alat kontrasepsi agak terhambat, tapi petugas tetap semangat,"tandasnya.

Ia berharap para petugas PKB/PLKB yang merupakan ujung tombak dilapangan tetap semangat walau dalam kondisi mewabahnya Covid-19, guna menjumpai peserta KB pasangan usia subur (PUS), putus pakai maupun dalam memberikan penyuluhan bagi masyarakat khususnya pasangan usia subur untuk menunda kehamilan ditengah pandemi Covid-19, untuk mengurangi resiko terinfeksi virus tersebut akibat menurunnya daya tahan tubuh selama masa kehamilan. (CT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00