Tempat Usaha Melanggar Ketentuan PKM Didenda Sampai Rp 5 Juta

Walikota Ambon saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Ambon.

KBRN, Ambon : Mulai pekan depan, seluruh aktivitas masyarakat di Kota Ambon mulai dibatasi. Empat komponen kegiatan yang dibatasi adalah kegiatan warga, kegiatan di tempat usaha, tempat umum mupun operasional transportasi. 

Walikota Ambon Richard Louhenapessy menuturkan, Peraturan Walikota Ambon yang mengatur tentang pembatasan kegiatan masyarakat selama masa Pendemi Covid-19  sudah mendapat persetujuan DPRD Kota Ambon, TNI-Polri, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri. 

Untuk masyarakat yang nekat melanggar dikenakan sanksi sosial. Sedangkan tempat usaha yang melanggar dikenakan denda Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Transportasi umum akan diberlakukan sistem ganjil-genap.

"Kita berlakukan mulai Minggu atau Senin depan. Khususnya tempat usaha tertentu dilarang buka. Kalau nekat wajib membayar denda dari Rp 1 Juta sampai Rp 5 juta," rincinya

Menurut Walikota, Perwali tentang PKM dapat mengatur sekaligus memberikan sanksi tegas kepada para pelanggar. Sosialisasi perwali ini dimulai 3 juni hingga 7 juni. 

"Kita sosialisasikan dulu kepada masyarakat kurang lebih lima hari kedepan," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00