Pemkab SBT Belum Tentukan Langkah Antisipasi Corona

KBRN, Bula : Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sampai dengan Sabtu sore (20/03) belum menentukan langkah pasti pencegahan penularan Covid 19. Langkah pencegahan secara pasti baru diketahui jelas setelah Tim Gugus Tugas penanganan Covid 19 bekerja merumuskan langkah antisipasi.

“Belum, kita masih menunggu tim ini bekerja. Mereka akan menyusun kerangka pencegahan dan penanganan virus corona. Mudah-mudahan secepatnya,” ungkap Bupati Abdul Mukti Keliobas kepada awak media di gedung aula pandopo bupati, Sabtu (20/03).

Terhitung sudah dua kali Pemkab setempat menggelar pertumuan. Pertama pada Kamis 19 Maret di ruang kerja Sekda. Sejumlah pimpinan OPD terkait dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Pembahasan panjang mengenai langkah pencegahan wabah virus mematikan itu mengemuka dalam forum rapat. Belum diketahui jelas apa hasil pertemuan serta bagaimana langkah antisipasi, Pemkab pada sabtu sore kembali menggelar pertemuan di gedung aula pandopo bupati.

Pertemuan kedua ini dipimpin langsung Bupati Keliobas. Satu per satu pimpinan OPD dan unsur Forkopimda yang hadir diberi kesempatan memaparkan informasi dan usul langkah pencegahan. Informasi serta usul saran yang disampaikan sekedar sebagai referensi dan masukan. Sedangkan  langkah pencegahan secara pasti masih perlu dirumuskan secara terpadu oleh Tim Gugus Tugas yang dibentuk bupati dengan SK nomor 130 tahun 2020.

Rumusan langkah pencegahan tersebut memperhitungkan segala aspek daya dukung termasuknya didalamnya fasilitas, SDM dan anggaran. Khusus mengenai fasilitas dan SDM diakui Keliobas sangat minim dibawah standar. Jumlah dokter ahli di RSUD Bula saat ini terus berkurang seiring diterapkannya standar pemberian insentif terbaru oleh bupati.

Sedangkan mengenai fasilitas medis, Tim Gugus Tugas diperintahakan segera mengidentifikasi. Peralatan yang tidak sesuai standar begitu pula kebutuhan peralatan yang belum tersedia diajukan agara dibelanjakan. Semua fasilitas serta kebutuhan operasional dari Tim Gugus Tugas tersebut dibebankan pada dana tanggap darurat bencana tahun anggaran 2020. (YK).

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00