Satu Warga Binaan Rutan Masohi Bebas Bersyarat

KBRN,Ambon: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Masohi, Maluku Tengah, mengeluarkan satu orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program Pembebasan Bersyarat (PB), Jumat (1/7/2022).

Pemberian PB kepada warga binaan tersebut, sesuai Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021, yang masa pemberlakuannya sudah disesuaikan hingga 31 Desember 2022

 Hak pembebasan bersyarat bagi warga binaan pemasyarakatan di Rutan Masohi tidak dipungut biaya alias gratis serta telah sesuai dengan SOP yang berlaku.

"Semuanya diusulkan secara online melalui Sistem Database Pemasyarakatan,"ungkap Hakim Abdul Gani, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan.

Untuk mendapatkan progam PB, sikap dan perilaku  warga binaan selama menjalani masa pidana menjadi hal yang utama. Selain itu, keaktifan mengikuti program pembinaan juga menjadi syarat pengusulan progam PB guna mempersiapkan mereka untuk kembali berbaur dengan masyarakat dan keluarga.

Ditempat terpisah, Kepala Rutan Masohi, Bayu Muhammad menyampaikan, dalam memberi pelayanan maupun program pembinaan kepada  warga binaa, tetap berpegang teguh sesuai apa yang disampaikan Dirjen Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga yakni pemasyarakatan maju dan back to basic.

"Hal ini merupakan salah satu strategi Rutan Masohi  meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang semakin pasti," pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar