Bupati Safitri Harap Fatayat NU Bursel Lawan Aksi Kekerasan Perempuan dan Anak

KBRN, Namrole :  Bupati Buru Selatan (Bursel) Safitri Malik Soulissa meminta Fatayat NU Bursel melakukan perlawanan terhadap segala bentuk aksi kekerasan pada perempuan dan anak.

Permintaan itu disampaikan Bupati Bursel dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Bursel, Hadi Longa, pada acara  Pelantikan dan Raker PC Fatayat Bursel Periode 2020– 2025, Rabu (29/06/2022).

Prosesi pelantikan Ketua Fatayat NU Bursel Gamar Isan dan pengurus, dilakukan oleh Wakil Ketua PP Fatayat NU, Anisa Rahmawati, berlangsung di lantai II Aula Kantor Bupati.

Bupati Bursel Safitri Malik Soulissa dalam sambutan tertulisnya menyampaikan dukungan dan apresiasi atas dilantiknya Ketua dan Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bursel periode 2020 - 2026.

“Terus berjuang dan mengabdi dalam memberdayakan perempuan, untuk kemaslahatan dan kemajuan daerah. Karena sebuah daerah yang dikatakan maju, diukur dari kemajuan kaum perempuan yang bisa menciptakan generasi yang lebih baik,” sebut Safitri, dikutif Hadi Longa.

Olehnya, Bupati Perempuan pertama di Maluku ini berharap pengurus Fatayat NU Bursel yang baru dilantik terus melakukan kerja-kerja nyata untuk memajukan daerah tercinta.

Lebih jauh, Bupati Safitri berpesan agar ke depan, Fatayat NU lebih memfokuskan perhatian pada isu-isu pemberdayaan perempuan dan anak, khususnya aksi-aksi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sementara itu, Wakil Ketua PP Fatayat NU, Anisa Rahmawati dalam sambutannya,  menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Bupati Safitri Malik yang didaulat menjadi Pembina Fatayat NU di daerah.

“Pelantikan dan Rapat Kerja di Aula Kantor Bupati hari ini bisa terselenggara atas dukungan dan kerjasama pemerintah daerah, terutama Ibu Bupati,” ujar Rahmawati.

Dia berpesan kepada pengurus Fatayat NU yang baru saja dilantik agar menanamkan nilai-nilai luhur, serta ikrar yang telah diucapkan dalam perbuatan dan perilaku keseharian.

“Salah satu program unggulan Fatayat NU yang termaktub dalam AD/ART organisasi adalah  pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Ini yang perlu kita galakkan,” pesannya.

Ketua Fatayat NU Bursel Gamar Isan dalam sambutan singkatnya berharap, pihaknya dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menjawab tantangan organiasi ke depan.

Menurutnya, perempuan bisa menjadi aktor strategis di dalam pembangunan, tidak hanya pembangunan di desa, tetapi juga pembangunan secara nasional.

“Sekarang ini, seiring berjalannya waktu, perempuan mulai bangkit dan berhasil membuktikan bahwasanya keberadaan mereka layak untuk diperhitungkan. Kecerdasan serta kepiawaian perempuan-perempuan tidak bisa lagi dianggap remeh karena turut berkontribusi dalam pembangunan,” jelas Ketua Fatayat NU Bursel.

Turut hadir dalam acara pelantikan dan Raker Fatayat NU, antara lain Ketua PW Fatayat NU Maluku, Habiba Pellu dan Pengurus, Ketua DPRD Bursel dan anggota, sejumlah  pimpinan OPD, unsur TNI - Polri, Ketua Dharma Wanita Ama Walla, Sekretaris TP PKK Rosmini Mahulete, pimpinan Parpol dan Tokoh Pemuda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar