Maluku Masuk Tim Formatur, Haris Pertama Dapat Apresiasi

KBRN, Ambon :  Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Faisal Hayoto menyampaikan apresiasi atas suksesnya  Kongres Pemuda/KNPI XVI di Ternate Maluku Utara.

Apresiasi tersebut disampaikan Hayoto di Ambon, usai mengikuti Kongres Pemuda/KNPI yang dihadiri 34 DPD KNPI Provinsi se-Indonesia dan lebih dari 100 OKP tingkat Nasional di Ternate pada 15 - 22 Mei 2022.

"Kami berikan apresiasi kepada Ketua umum KNPI Haris Pertama yang telah melaksanakan kongres dan berjalan sukses. Selama Kongres KNPI, baru kali ini dari Maluku masuk dalam tim formatur," jelas Hayoto, Rabu (25/05/2022).

Dikatakan, sejak berdirinya KNPI pada tahun 1974 oleh Akbar Tanjung dan OKP Cipayung, pucuk pimpinan terus berganti dan turunannya pada hari ini dipegang kembali oleh Haris Pertama sebagai Ketum KNPI.

Terkait dengan kepengurusan KNPI yang pernah terpecah belah pada saat kepemimpinan Azis dan Doli Kurnia, pada akhirnya mereka disatukan kembali dalam Kongres Bersama di Jakarta, di mana Taufan terpilih sebagai Ketum KNPI.

"Kongres 2014 di Papua menghasilkan Ketum terpilih Rifai Darus, lalu KNPI Fahd Arrafiq terbentuk karena ketidak luasan hasil kongres di Papua. Selanjutnya,  Kongres di Bogor 2018, memilih Haris Pertama sebagai Ketum, bersaing dengan Nurfajriansyah. Kecewa dengan hasil Kongres Bogor, terbentuk lagi KNPI versi Nurfajriansyah. Itulah sejarah umum KNPI sampai saat ini," ucapnya.

Namun, kongres yang berlangsung di Ternate Maluku Utara membuktikan bahwa konstitusi pemuda Indonesia yang dibangun sejak 1974 masih eksis.

"Apalagi saat kongres di Ternate dihadiri oleh lembaga lembaga kenegaraan, sepeti Anwar Usman Ketua MK, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo," jelasnya.

Menurutnya, hadirnya lembaga negara dalam Kongres KNPI di Ternate membuktikan bahwa, negara melegitimasi KNPI yang dipimpin Haris Pertama. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar