Sedih, Gubernur Berduka Atas Kepergian Brigjen Mahury

KBRN, Ambon : Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum Brigjen TNI Stephanus Mahury, Kasdam XVI/Pattimura.

"Saat menerima telepon, disampaikan bahwa Brigjen Stepanus Mahury meninggal, tidak terbendung rasa sedih, saya menanggis," ungkap Gubernur kepada pers, usai memimpin Upacara Hari Pattimura, Minggu (15/05/2022).

Gubernur mengaku, dirinya sangat berduka atas kepergian almarhum Birgjen Mahury karena sosok dan kepribadiannya sangat baik dan penuh cinta lasih.

"Semalam saya sampai jam 23.00 WIT beradaa di Rumah Sakit Siloam untuk menunggu proses yang dilakukan oleh tim medis RS Siloam," ungkap Gubernur dengan raut sedih.

Menurutnya, walaupun almarhum Mahury baru dua bulan lebih bertugas Maluku dan tiga minggu setelah itu baru saling mengenal lebih dekat dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, namun sosoknya yang sederhana membuat Gubernur Murad sangat menyukainya.

"Saya sudah sangat suka padanya, beliau orangnya baik dan bersajaha, tipe pimpinan yang penuh kasih," aku Gubernur.

"Waktu terima telepon dan dikatakan  Kasdam meninggal, saya langsung menangis, bahkan sampai sholat air mata pun tak terbendung. Tiba di rumah sakit berjumpa Pangdam dan Danrem tanpa sadar saya terus  menangis seprti sudah kenal cukup lama. Itulah orang baik," jujur Gubernur.

Ia pun mendoakan almarhum semoga amal kebaikan dan pengabdiannya diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.   

"Kami doakan pa Kasdam di terima di sisi  Tuhan Yang Maha Esa. Saya dan pasti semua keluarga besar Kodam XVI Pattimura sangat terpukul dan kehilangan sosok yang baik hati ini.," tutur Gubernur.

"Selamat jalan bung Mahury yang dipercayakan pimpinan pusat bertugas di tanah tumpah darahnya. Seluruh masyarakat Maluku bebar-benar kehilanganmu, bagi keluarga yang ditinggalkan kiranya diberikan kekuataan dan ketabahan untuk menerima keputusan sang Khalik," demikian Gubernur Murad

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar