Harap Pasar Buah di Wainitu Kelak Tak Rugikan Pedagang

KBRN, Ambon: Pemerintah Kota Ambon merencanakan akan mengubah pasar Wainitu-Ambon menjadi pasar khusus buah. Proposal pembangunan fasilitas pendukung untuk pasar ini pun, sudah disampaikan ke Kementerian Perdagangan di Jakarta. 

Bisa saja disetujui, bisa saja tidak, itu baru akan terjawab di Februari 2022 mendatang. Namun, Pemerintah Ambon sendiri sangat mengharapkan adanya kabar baik dari profosal tersebut. 

Sebab, kehadiran pasar buah di Wainitu itulah yang bisa menjawab semua problem yang kini dihadapi pedagang buah yang tersebar di Kota bertajuk "manise". 

Menyikapi hal ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far mengaku sangat mendukung program pemerintah jika itu untuk kemaslahatan orang banyak. Tapi, pemerintah juga harus memiliki kajian matang lebih dulu dari program dimaksud.

Artinya, pemerintah lewat Dinas Indag harus  membuat kajian terlebih dulu terkait rencana pembangunan pasar buah di Wainitu.

"Ini penting. Jangan sampai tanpa ada kajian matang, lalu kemudian bangunan yang sudah selesai tapi malah terbengkalai seperti Pasar Wara, Nania, Hutumuri dan lainnya," kata Harry kepada RRI di Ambon, Jumat (28/1/2022)

Menurutnya, Pemkot Ambon harus melihat kondisi di kawasan Wainitu. Apakah kawasan ini bisa menjadi lokasi perputaran ekonomi masyarakat atau tidak.

Kemudian, kawasan ini jika di jual buah, adakah pembeli atau tidak, ada perputaran ekonomi tidak. Ini harus dicek supaya para pedagang juga tidak merasa rugi.

"Coba lihat sejumlah pasar yang tadi saya bilang, kan tak digunakan. Itu karena memang tak ada perputaran ekonimi disana. Jadi saya harap ada kajian yang matang," tukasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar