Pilkades Serentak di Ambon Bakal Diikuti 9 Desa dan I Negeri

KBRN, Ambon: Meningkatkan pemahaman dan wawasan serta mempermudah pelaksanaan tahapan pemilihan Pilkades tahun 2022, maka Selasa (25/01/2022) dilaksanakan Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa Serentak Kota Ambon tahun 2022 di salah satu hotel di Kota Ambon.

Asisten 1 bidang Pemerintahan Sekkot Ambon, Elkyopas Silooy, dalam sambutannya mengatakan tahapan pemilihan tersebut dapat berjalan dengan lancar bila semua mengetahui dan memahami aturan main dalam menyelenggarakan  pemilahan kepala desa dengan baik dan benar.

"Sehingga amanah rakyat dalam pemilihan pilkades serentak dapat kita laksankn dngn praktis, jujur, dan adil," ungkapnya.

Dikatakan, pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak didasarkan pada peraturan Wali Kota nomor 50 tahun 2021 tentang petunjuk teknis pelaksanaan, perda 12 tahun 2019 tentang pemilihan Kepala Desa serentak dan antar waktu, dan peraturan Wali Kota Ambon nomor 70 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan Wali Kota Ambon nomor 50 tahun 2021 tentang petunjuk teknis pelaksanaan perda nomor 12 tahun 2019 tentang pemilihan kepala desa serentak dan antar waktu, dan peraturan Wali Kota nomor 71 tahun 2021 tentang tata cara pungutan suara pemilihan kepala desa secara elektronik. 

Dijelaskan Pilkades serentak ini akan dilaksanakan oleh 9 desa dan 1 negeri antara lain Wayame, Poka, Hunuth, Waiheru, Nania, desa Negeri Lama, desa Lata, Galala dan negeri Hative Kecil. 

Pada pelaksanaan pilkades serentak terdapat dua desa yang akan melaksanakan pilkades secera elektronik atau menggunakan e-voting yakni desa Lata dan Galala.

"Alasan dilaksanakan secara elektronik karena di ukur dari jumlah data pemilih tetap paling sedikit diantara desa negeri yang lain, sedangkan 7 desa yang lainnya pilkades serentak dilaksanakan secara manual,"jelasnya. Salah satu hal penting dari pemilihan adalah mengenai keterlibatan masyarakat penyelenggaraan pemilihan itu sendiri. 

Selain itu kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi antar BPD, Saniri dengan jajarannya serta stakholders, sehingga sosialisasi ini memiliki sasaran utama agar penyelenggara dan masyarakat bisa ditertibkan sehingga suasana menjadi tertib dan aman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar