Protes Pengukuhan Raja Assilulu, Bupati Abua Memilih Pulang Lebih Awal

KBRN, Ambon : Bupati  Maluku Tengah (Malteng) Abua Tuasikal batal menyaksikan secara langsung prosesi pengukuhan raja adat Upulatu Pesia Nusa Telu, Negeri Assilulu, Kecamatan Leihitu, Senin (17/01/2022), menyusul aksi protes penolakan pengukuhan. 

Padahal, orang nomor satu di bumi "Pamahanunusa" itu sudah berada di Negeri Assilulu sejak pukul 10.40 WIT. Abua bahkan telah disambut dengan tarian adat negeri setempat.

Hanya saja, Bupati Malteng dua periode itu lebih memilih pulang sebelum acara pengukuhan raja adat Assilulu digelar.

Diduga kuat, Abua tak melanjutkan untuk bersama-sama menyaksikan pengukuhan M. Risad Fahlevi Ely sebagai upulatu Hena Assilulu dikarenakan adanya aksi protes yang dilakukan sekelompok masyarakat. 

"Iya, tadi lihat pak Bupati sudah naik mobil dan pulang. Mungkin karena ada sedikit caos antara kelompok masyarakat," kata warga Assilulu.

Kendati gelombang protes terus dilakukan oleh anak cucu dan turunan dari matarumah Kalauw Makau'e, yang menganggap ada nilai-nilai adat yang dilupakan, tapi pengukuhan raja tetap saja berlangsung meriah. 

Sejumlah tarian adat seperti tari manulana, kairore dan ronggeng panditamahu dipentaskan pada acara tersebut.

Kini, Risad resmi memegang kendali sebagai kepala pemerintahan adat negeri Assilulu. Itu setelah mahkota raja pangkat tujuh resmi dipakaikan ke kepala Risad di Baileo Hiti Hala Hena Assilulu (Rafsanjani)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar