Dukung Pelayanan Publik Ditengah Pandemi, Ombudsman Maluku Pantau Rutan Masohi

PELAYANAN: Ombudsman Maluku melakukan pantauan pelayanan publik di Rutan Masohi/foto Humas Rutan Masohi

KBRN,Ambon: Untuk memastikan  Rumah Tahanan Negara (Rutan) Masohi dapat diajukan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)  pada 2022 mendatang, 

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Hasan Slamat terjun langsung untuk melihat apa saja pelayanan publik yang diberikan Rutan Masohi terutama pada masa pandemi saat ini.

Pada kesempatan itu, Kepala Rutan Masohi, Bayu Muhammad menerangkan bahwa Rutan Masohi sudah tidak lagi menerima kunjungan fisik semenjak awal pandemi, hal tersebut dilakukan untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19. Layanan Kunjungan digantikan dengan Layanan Video Call dan Layanan Penitipan Barang bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Layanan Video Call bagi Warga Binaan Pemasyarakatan diberikan gratis tanpa ada biaya apapun selama 5 menit.

 "Kami membuat layanan Video Call  dimulai Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Program ini sekaligus mendukung pemerintah memutus penyebaran Covid-19 ,"jelas Bayu, Senin (16/8/2021)

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Hasan Slamat mengapresiasi inovasi Layanan Video Call yang diberikan Rutan Masohi, sehingga WBP masih dapat bersilaturahmi dengan keluarga meskipun tidak dapat bertemu secara langsung.

"Inovasi yang diberikan sangat bermanfaat bagi warga binaan maupun keluarga. Kerinduan masih dapat terobati walau hanya secara virtual. Layanan Penitipan Barang pun sangat membantu  warga binaan. Mari dukung pencegahan Covid-19 melalui layanan yang prima,"seru Hasan.

Selain melakukan pengecekan terhadap Pelayanan Publik, pada kesempatan ini juga digunakan Ombudsman Perwakilan Maluku untuk melakukan pengecekan terhadap kelayakan Dapur Rutan Masohi untuk mengecek ketersedian bahan makan dan kebersihan dalam mengelolah makanan bagi warga binaan selama pandemi.

Kunjungan Ombudsman Perwakilan Maluku kali ini bertepatan dengan pelaksanaan Vaksin Covid-19 bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Masohi.Disampaikan Hasan, dengan pelayanan vaksin tersebut menunjukan bahwa Rutan Masohi telah memenuhi hak Warga binaan untuk tetap mendapatkan Vaksin meskipun sedang menjalankan masa pidana.

Ditempat yang sama, salah satu WBP dengan inisial HL (37) mengakui sangat senang dengan berbagai pelayanan yang diberikan pihak Rutan Masohi. Selama pandemi, semua warga binaan yang ada diperhatikan mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian multivitamin, olahraga, makanan yang memenuhi standar gizi. Bahkan setiap hari semua warga binaan yang ada diedukasi mengenai pentingnya protokol kesehatan.

"Sampai dengan layanan Video Call  juga kami  dapat di sini. Ini pelayanan yang baik menurut saya,"tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar