Masyarakat Negeri Waai Dukung Pembangunan Ambon New Port

KBRN, Ambon: Kepala Dinas Perhubungan Maluku, Muhammad Malawat dalam dialog Aspirasi Maluku di Studio RRI terkait Rencana Pembangunan Ambon New Port untuk mendukung Lumbung Ikan Nasional mengemukakan, pasca kunjungan Kepala Bappenas/Menteri PPN, Suharso Monoarfa dan Menteri Kelautan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono di Ambon akhir pekan kemarin, Pemerintah Daerah Maluku mulai merevisi rencana tata ruang wilayah.

Disisi lain, juga siapkan kesesuaian lokasi diikuti rekomendasi untuk diajukan kepada Pemerintah Pusat melalui Gubernur Maluku. Dimana hal krusialnya adalah sosialisasi kepada masyarakat pada minggu terakhir Juni ini, dengan mengundang semua pemilik dati Negeri Waai. 

Sementara itu Raja Negeri Waai, Decky Bakarbessy yang dihubungi melalui telepon selulernya mengakui,  prinsipnya para pemilik petuanan dati tetap menerima keputusan pemerintah, apalagi menyangkut kepentingan masyarakat Maluku. Hanya saja mereka mempertanyakan besaran pembayaran perkanti meter, jangan sampai merugikan masyarakat.

Dikemukakan, telah mempersiapkan warga pemilik dati. Bahkan dalam pertemuan di akhir pekan kemarin, sudah meminta untuk semua surat-surat tanah dikumpulkan jelang sosialisasi oleh Dinas Perhubungan Maluku.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat menargetkan pemancangan tiang perdana (Groundbteaking) pada akhir tahun ini. Dengan demikian, pekerjaan fisik Ambon New Port untuk Lumbung Ikan Nasional (LIN) mulai dikerjakan tahun 2022 dan selesai pada tahun 2023, sesuai harapan Presiden Joko Widodo.

Terkait pembiayaan disebut Kadis, nantinya dari lembaga pembiayaan Kementerian Keuangan yang bakal membiayai pekerjaan, termasuk pembebasan lahan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00