Sungai Waibobot Meluap, Akses Jalan Werinama - Siwalalat Lumpuh

KBRN, Ambon : Dampak hujan deras selama beberapa hari, membuat Sungai Waibobot di perbatasan Kecamatan Werinama dan Siwalalat Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) meluap. Akibatnya, akses jalan dari Siwalalat ke Werinama dan sebaliknya, lumpuh.

Informasi dari warga Siwalalat Akbar Tanjung Wailissa menyebutkan, akses jalan dari Siwalalat menuju Werinama sudah lumpuh selama beberapa hari, menyusul meluapnya Sungai Waibobot. Warga terpaksa menggunakan jalur laut dengan katinting, meski kondisi gelombang tidak bersahabat.

"Saat ini katong hanya bisa lewat jalur laut dengan katinting. Padahal kondisi gelombang di perairan Siwalalat deng Werinama cukup tinggi, dan berbahaya untuk dilalui," ungkap Tanjung kepada RRI, Minggu (16/05/2021) melalui saluran telepon. 

Sungai Waibobot adalah sungai terbesar di semenanjung Werinama - Siwalalat. Sungai dengan lebar sekitar 1 kilometer ini, sering meluap jika terjadi hujan, hingga   mengganggu arus transportasi di wilayah selatan kabupaten  SBT. 

Meski kendala jembatan dapat disiasati dengan rakit pengangkut kendaraan yang disangkut pada tali besi panjang yang diikat pada bibir sungai timur dan barat, namun rakit tersebut tidak bisa dioperasikan pada saat banjir besar seperti sekarang.

Pemerintah daerah Maluku sendiri, telah berupaya membangun jembatan penghubung sejak belasan tahun lalu. Namun entah kenapa, pembangunan jembatan tidak dilanjutkan.  Saat ini, hanya sisa-sisa konstruksi kaki jembatan di bibir sungai yang masih terlihat, sebagian bahkan sudah rusak.

"Jadi kami berharap, pemerintah daerah Maluku segera membangun kembali jembatan di Sungai Waibobot, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat," harap Wailissa. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00