Hujan Sehari, Banjir Lumpur Ancam Warga Hukurilla

KBRN, Ambon : Ancaman banjir lumpur menghantui warga Negeri Hukurilla Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon, menyusul hujan lebat yang tak kunjung reda. Banjir lumpur mengalir dari lokasi penggusuran jalan lintas pesisir selatan pada Minggu (16/05/2021) sekitar pukul 14.00 WIT, hingga dua rumah warga kemasukan lumpur.

Warga Hukurilla Yusuf Porwaila kepada RRI melalui saluran telepon mengungkapkan, banjir lumpur yang terjadi Minggu siang tak hanya menyebabkan rumah warga terendam lumpur, juga merendam saluran pembuangan air di dalam kampung.

"Jadi, setelah banjir lumpur, masyarakat dibantu pemerintah negeri, Bhabinkamibmas, Babinsa, Tagana, Resque dan Bankompol, langsung turun membersihkan lumpur dari pukul 14.00 - 18.00 WIT," ujar Porwaila.

Menurut Anggota Tagana ini,Curah hujan yang tinggi sejak Minggu pagi menyebabkan timbunan tanah yang berasal dari  proyek pembangunan jalan lintas pesisir selatan yang baru digusur, mengalir ke dalam perkampungan.

"Jadi katong langsung kerja bakti membersihkan lumpur di selokan untuk antisipasi banjir lumpur susulan, karena hujan masih lebat," ujar Porwaila.

Salah satu tindakan antispiasi yang dilakukan masyarakat Hukurilla adalah membendung banjir lumpur  yang kemungkinan masih akan terjadi, dengan melakukan penimbunan tanah di titik-titik yang dianggap rawan. 

"Sekarang sampai sedang waspada sampai besok pagi karena hujan masih tinggi," ungkap Prowaila, sambil menuding pengembang jalan lintas selatan sebagai pihak yang paling bertanggungjawab karena tidak memperhatikan aspek lingkungan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00