Kadis Perindag Ambon Launching Kamari Hotel di Jalan Kakiali kawasan Tanah Tinggi

KBRN,  Ambon: Warga kota Ambon maupun wisatawan domestik dan mancanegara kini memiliki pilihan baru untuk akomodasi dengan diresmikannya Kamari Hotel di Jalan Kakiali kawasan Tanah Tinggi.

Soft Launching Kamari Hotel, dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kota Ambon, Sirjhon Slarmanat dengan ditandai pembukaan selubung papan nama dan pengguntingan pita, Selasa (17/5/2022), didampingi para pimpinan OPD terkait lainnya. Hadir pula  Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maluku, Theny Barlola, Pimpinan Bank, serta para undangan lainnya.

Kadis Perindag, dalam sambutannya, memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Kamari Hotel yang menurutnya telah memberikan kontribusi nyata dalam komitmen untuk membangun kota Ambon.

“Diharapakan komponen pembangunan yang menjadi mitra pemerintah dalam hal ini dunia usaha dapat bersinergi untuk mewujudkan pembangunan di kota Ambon, salah satunya dari kontribusi Perhotelan,” kata Kadis.

Dirinya menerangkan dalam situasi pandemi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tengah berusaha untuk terus membangkitkan perekonomian dengan membuka peluang investasi.

“Pemkot akan terus melakukan pendampingan kepada pihak manajemen hotel sebagai mitra untuk terus membangun kota Ambon di dalam dunia pariwisata,” ujarnya.

Diungkapkan Slarmanat, nama Kamari Hotel memiliki makna yang unik karena diambil dari bahasa lokal yang memiliki arti yaitu untuk “memanggil” orang datang ke Kota Ambon. Dengan demikian filosofi dari nama tersebut adalah pihak manjemen memiliki tanggungjawab moral untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap tamu yang datang menginap.

“Filosofi ini luar biasa karena menggandung kearifan lokal. Nama “kamari” ini menampilkan entitas kearifan lokal bagi kita, kita harapkan kearifan lokal kota sehingga ini menjadi khas yang harus diwujudkan,” tandasnya.

Sementara itu, General Manager (GM) Kamari Hotel, Noni Patty, berharap dengan peresmian hotel tersebut tersebut dapat berkontribusi dalam pembangunan dan perekonomian kota, serta menurunkan tingkat pengangguran.

GM menandaskan, Hotel yang dikelolanya tersebut memiliki 77 room dengan fasilitas restoran, kafe, serta ruang meeting.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar