KPOTI Maluku Soroti Permainan Tradisional yang Nyaris Punah

KBRN,Ambon: Melestarikan permainan rakyat atau tradisional bukan sekadar mempelajari nama-nama dan aturan-aturannya, namun lebih jauh dengan memainkannya.

Diakui Ketua Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI)  Maluku, Jemy Putirulan bahwa  saat ini  popularitas permainan tradisional di kalangan generasi muda, kalah bersaing dengan permainan di gawai telepon pintar ataupun komputer.

"Melestarikan permainan dan olahraga tradisional bukanlah tugas yang mudah. Perlu perjuangan yang keras dan terus dilakukan,"ajak Patirulan Sabtu (22/1/2022)

Patirulan berharap, kehadiran KPOTI akan menjadi motivasi pemerintah  untuk dapat mengembalikan dan membudayakan kembali permainan tradisonal. Ini merupakan solusi yang tepat untuk melatih anak-anak bersemangat, melatih sikap disiplin, serta sportivitas dalam bermain.

"Permainan tradisional di Maluku ada  Enggo Laro, Enggo Raja, Enggo Basambunyi, Leng Kali Leng, Lemon Nipis, Beta Kaya Kaya, Beta Miskin Miskin kemudian Sekolah Batu, Boi, Sa Piring Dua Piring, Sa Sendo Dua Sendo dan Pak Polisi serta masih banyak lagi. Semua ini harus dilestarikan,"harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar