Segarnya Kali Ama Hualoy, Jernih & Masih Perawan

KBRN, Ambon : Kali Ama atau sungai ama, merupakan salah satu kali yang terletak di Negeri Hualoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku. 

Kali ini terkenal dengan kejernihan dan kesegaran airnya. Selain itu, kali Ama juga menawarkan nuasa alam yang indah. Tak salah, jika banyak warga Hualoy yang kemudian menghabiskan waktu liburannya di kali Ama. 

Di kali ini, terdapat beberapa tempat pemandian yang oleh warga setempat menyebutnya Riu atau kolam. Hanya saja, itu belum terekspos luas. Sungai ini masih sangat perawan dan hanya dikunjungi warga setempat.

Salah satu warga Hualoy, Nurdin mengatakan, kali Ama punya daya tarik yang menjanjikan. Airnya yang jernih dan segar dibalut pemandangan alam yang asri, bakal membuat betah pengunjung untuk berlama-lama berendam di setiap kolam pemandian.

"Tapi karena memang belum terekspos luas, makanya tak banyak orang yang berkunjung  kesana. Padahal, ada sekitar ratusan kolam dengan kedalaman air berbeda-beda, yang bisa membuat orang betah berlama-lama di kali Ama," kata Nurdin kepada RRI di Ambon, Kamis (20/1/2022) 

Nurdin mengaku, kali Ama menjadi salah satu tempat wisata paling favorit bagi warga Hualoy yang ada di perantauan. Semisal di Jakarta, Surabaya, Makassar, Ambon dan kota-kota lain.

Jika waktu libur, warga Hualoy yang ada di perantauan sering datang ke tempat tersebut. Jadi selain pulang kampung, mereka lebih memilih menghabiskan waktu libur di Kali Ama, ketimbang harus berwisata ke obyek wisata lain di Maluku.

"Kali Ama adalah surga bagi warga Hualoy. Itu tempat paling menyenangkan. Airnya indah, bebatuannya bagus dan tentu menawarkan kesejukan. Prinsipnya sejauh mata memandang kita akan disuguhkan dengan berbagai keindahan alamnya," tutur Nurdin

Dijelaskan, jarak kali Ama dengan jalan umum tidak lah jauh. Kalau dengan berjalan kaki, waktu yang dibutuhkan hanya sekira 10 hingga 15 menit.

"Untuk sampai di riu satu, jarak yang ditempuh paling lama, ya 10 hingga 15 menit lah. Tapi untuk riu dua dan selanjutnya, lebih dari itu," terang dia

Kemudian, lanjutnya, akses jalan menuju setiap kolam pemandian pun tidak menyulitkan pengunjung. Pengunjung hanya menyusuri bibir-bibir sungai untuk bisa sampai disetiap kolam renang alami itu.

"Malah dalam perjalanan nanti, mata pengunjung akan dimanjakan dengan keindahan pohon-pohon besar serta segarnya udara hutan Hualoy," pungkasnya (Rafsanjani)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar