Pekan Ini Terpidana Korupsi DD Namalena Dieksekusi

KBRN, Bula : Terpidana korupsi Dana Desa (DD) Negeri Administratif Namalena Kecamatan Teluk Waru Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Aisa Rumonin dijadwalkan dieksekusi pada pekan ini. Eksekusi hukuman atas putusan Pengadilan Tipikor Ambon itu sebelumnya sempat tertunda karena pandemi Covid-19.

“Pelaksanaan putusan tetap pengadilan ini sempat tertunda karena yang bersangkutan sebelum kami eksekusi, sempat kami lakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Sehingga eksekusi baru bisa kami lakukan dalam pekan ini,” jelas Kasi Pidsus Kejari SBT, Ido kepada Radio Republik Indonesia di Bula.

Berdasarkan putusan pengadilan, mantan karteker kepala desa ini diketahui bersalah melakukan tindak pidana korupsi DD dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 yang menyebabkan kerugian uang negara diatas seratus juta rupiah. Akibat perbuatannya itu dia divonis hukuman 1,6 tahun penjara, denda lima puluh juta rupiah, subsider dua bulan kurungan serta uang pengganti.

Selain Namalena, Kejari SBT juga tengah fokus mengawal perkara dugaan korupsi DD dan ADD yang menyeret nama mantan Karteker Kepala Desa Namaandan Kecamatan Teluk Waru inisial NR. Perkara tersebut kini sedang bergulir di meja persidangan Pengadilan Tipikor Ambon.

Menurut Ido proses sidang perkara itu sampai dengan pekan kemarin sudah sampai pada tahap pembacaan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas pembelaan terdakwa. Pekan ini sidang kembali dilanjutkan dengan agenda penyampaian replik dan dipekirakan minggu depan sudah bisa pembacaan vonis putusan oleh majelis hakim.   

NR diduga melakukan tindak pidana penyelwengan uang negara pada pengelolaan DD dan ADD tahun 2016 dengan potensi kerugian diatas dua ratus juta rupiah. (PR/Foto : Ilustrasi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00