Dua Warga Ambon Dihukum 2 Tahun Penjara, Kasusnya Mengerikan

KBRN, AMBON : Febrian Charles Sopacua  alias Ian dan Jacson Dahoklory alias Jack, dua dari empat terdakwa kasus penganiayaan yang menyebabkan matinya orang itu dihukum dua (2) tahun penjajara. 

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon terhadap dua warga Ambon ini, berlangsung, Selasa (5/7/2022).

Keduanya dinilai terbukti bersalah melanggar pasal 351 ayat (1). "Menjatuhkan hukuman oleh karena itu dengan penjara masing-masing selama 2 tahun dikurangi selama terdakwa  berada dalam tahanan," ucap ketua majelis hakim, Lutfi Alzagladi dibantu dua hakim anggota lainnya dalam amar putusannya. 

Kedua terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Rony Samloy dan Beltazar Unulula.

Hukuman kedua terdakwa dinilai lebih ringan bila dibandingkan dengan tuntutan JPU Kejari Ambon,Crisman Sahetapy yanh sebelumnya meminya agar keduanya dihukum 4 tahun bui. 

Sekedar tahu saja, kasus penganiayaan terhadap korban Anglin Sinay ini terjadi sejak Minggu 13 Maret 2022, sekitar pukul 02.00 WIT, tepatnya di depan Alfamidi jalan Tulukabessy, samping kantor Kehutanan Kota Ambon.

Awalnya korban Anglin Sinay berteriak ada pencuri, dan pemuda yang diteriaki pencuri tersebut berlari ke arah Gereja Bethel Mardika. Saat itu korban berlari mengikuti oknum pemuda tersebut ke depan Gereja sehingga sempat terjadi adu mulut.

Saat itu, korban di pukul empat terdakwa masing-masing,  Febrian Charles Sopacua  alias Ian dan Jacson Dahoklory alias Jack,  G.B.I.T (Masih di bawah umur, dan sudah divonis 4 bulan penjara) serta terdakwa utama  Alexander Huberth Pattipelohy (berkas terpisah).

Dari fakta persidangan, kedua terdakwa hanya memukul korban namun tidak ada merencanakan untuk membunuh, sedangkan untuk terdakwa utama Alexnder terbukti menghabisi nyawa korban dengan sebilah pisau. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar