Korupsi di RSUD Haulussy Ambon Lebih Dari Rp. 2 Miliar

KBRN, AMBON : Rangkaian penyidikan kasus dugaan korupsi di RSUD Haulusy Ambon mulai diproreses tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Total Rp. 2 miliar lebih yang disidik mereka. 

Kasus dugaan penyimpangan penyaluran tunjangan intensif, Jasa BPJS, Jasa Perda dan makan minum tenaga medis pada RSU Haulussy TA 2019 s/d 2021 itu dinaikan statusnya ke tahap penyidikan sejak, Selasa (28/6/2022). 

"Jadi nilainya itu lebih dari Rp. 2 miliar. Status kasusnya sudah penyidikan," ungkap Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba kepada RRI Ambon diruang kerjanya, Senin (4/7/2022). 

Menurutnya, kasus tersebut ditanganinya berdasarkan laporan masyarakat, yang selanjutnya dilakukan telaah dan penyelidikan. Hasilnya, ada indikasi perbuatan pidana. 

Olehnya, lanjut mantan Kasipidsus Kejari Ambon itu, ditingkatkan ke tahap penyidikan untuk mengejar bukti perbuatan pidana yang memgarah ke penetapan tersangka. 

"Kalau tersangka belum. Nanti, saksi-saksi diperiksa lagi. Secepatnya saksi akan dijadwalkan untuk diperiksa. Ikuti saja," jelasnya. 

"Awalnya, sejumlah pihak sudah dimintai keterangan. Kasusnya itu terkait indikasi penyimpangan penyaluran Tunjangan intensif, Jasa BPJS, Jasa Perda dan makan minum tenaga medis pada RSU Haulussy TA 2019 s/d 2021," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar