Pemalsuan Sertifikat Tanah di SBB Dipidana

KBRN, Ambon : Jaksa melaksanakan putusan yang berkekuatan hukum tetap (Inkracht) terhadap terpidana abdurahman Latumapayahu yang bertempat tinggal di Taniwel dengan bantuan kepolisian setempat.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Kasasi nomer 263K/Pid/2022 tanggal 14 april 2022, terpidana terbukti melakukan perbuatan tindak pidana menggunakan surat palsu sebagaimana Pasal 263 ayat (2) KUHP, dan dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun.

Taufik E. Purwanto selaku Plh Kasi Intelijen Kejari SBB menyatakan setelah mendengar penjelasan dari Jaksa Eksekutor mengenai pelaksanaan tupoksi eksekusi tersebut, terpidana serta keluarga kooperatif dalam pelaksanaan eksekusi tersebut sehingga tidak ada konflik dari keluarga maupun masyarakat.

Terpidana dengan sengaja memakai sertifikat tanah palsu atau dipalsukan dan pemakaian surat itu menimbulkan kerugian. Terpidana di tahan di Lapas Kelas 2B Piru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar