Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Dana Desa Tawiri

KBRN, AMBON : Usai menjalani pemeriksaan sebagai tetsangka, Samuel Rikumahu langsung ditahan Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Pria berusia 35 tahun ini digiring ke Rutan Kelas IIA Ambon karena diduga terlibat praktek korupsi ADD dan DD Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Ambon dalam tahun 2015-2018.

Perbuatannya bersama JNT dan AL diketahui telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 3 miliar. 

"Ia benar. Setelah diperiksa yang bersangkutan langsung ditahan. Tahanya dirutan Kelas IIA Ambon,"ungkap Asisten Intelejen Kejati Maluku, Muji Matopo kepada RRI Ambon,  (25/1/2022). 

Diakuinya, tersangka dalam jabatanya sebagai perangkat Desa. Sejak 2015-2016, Samuel menjabat sebagai Kaur Umum Desa Tawiri. Kemudian di Tahun 201-2018, Samuel dipercayakan menjabat Kasi Kesejatraan Desa setempat. 

Bersama dua rekannya, JNT dan AL, kata Martopo, diduga melakukan penyimpangan yang menimbulkan negara rugi hingga Rp. 3 miliar. "Untuk dua tersangka lain bekum ditahan. Masih dijadwalkan untuk diperiksa sebagai tersangka duluh,"pungkas Martopo. 

Sekedar tau, JNT, AL dan SR diduga melakukan penyimpangan ADD dan DD Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku dalam tahun 2015 hingga 2018. 

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba kepada wartawan, Senin (24/1/2022) menjelaskan, penetapan ketiga tersangka setelah tim penyidik selesai melaksanalan proses rangkian penyelidilan yang dilanjutkan dengan Penyidikan dan menemukan bukti adanya dugaan perbuatan pidana atas kasus tersebut. 

"Sehingga oleh penyidik, telah menetapkan tiga orang Tersangka dalam dugaan penyimpangan Keuangan Desa Negeri Tawiri tahun 2015 s/d 2018, yang berdasarkan hasil perhitungan Auditor, kerugian keuangan Daerah sekitar Rp.3 miliar," jelas Kareba.

AL, SR, dan JNT, menurut Jaksa dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU Nomlr 30 Tahun 1999 tentang Tipikor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar