Sekertaris Desa Haria Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi DD

KBRN, AMBON : Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Cabang Saparua, tak henti di tiga tersangka kasus dugaan korupsi ADD dan DD  Negeri Haria tahun 2018. Mereka baru saja menetapkan, satu tersangka baru berinisial, LM. 

LM adalah Sekertaris Desa Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. Ia ditetapkan melalui ekspose gelar perkara tim penyidik yang berlangsung di kantor Cabjari Saparua, Jumat (3/12/2021). 

Penetapan LM sebegai tersangka menambah daftar tersangka kasus yang diduga merugikan keuangan negara mencapai Rp.300 juta ini menjadi empat orang. Mereka adalah, Mantan Raja Haria, MYM, Bendahara Desa Haria, Josep Souhoka selaku Bendahara Desa Haria, dan Pemilik Toko Imanual, Yanes Manuhuttu, ditambah LM. 

"Total semua 4 tersangka, karena tersangka yang baru ini inisial LM selaku sekretaris negeri (Desa),”ucap Kepala Kantor Kejari Ambon Cabang Saparua, Ardy kepada wartawan di kantor Kejari Ambon, Senin (6/12/2021). 

Diwaktu yang sama, akui Ardy, pihaknya telah menahan tersangka Josep Souhoka dan Pemilik Toko Imanuel, Yanes Manuhuttu di Rutan Kelas IIA Ambon. Keduanya ditahan setelah menjalani proses tahap II atau pelimpahan berkas perkara dan tersangka oleh penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), berlangsung di Kantor Kejari Ambon. Kedua tersangka didampingi pengacara, Thomas Wattimury dan Pileo Fiostes Noija. 

“Kita sebelumnya sudah periksa dua tersangka  ini di kantor Cabang Saparua. Jadi saat tiba di Kejari Ambon, kita hanya melengkapi administrasi saja.  Selanjutnya, kedua tersangka dibawa menggunakan mobil tahanan ke Rutan Waiheru,”jelas Kepala Cabang Kejari Ambon di Saparua, Ardy kepada wartawan, Senin. 

Sementara, untuk tersangka mantan Raja, MYM, lanjut Ardy, belum ditahan dengan alasan sakit. 

“Kuasa hukum tersangka sudah mengirim foto tersangka (mantan raja) dalam kondisi berbaring di rumah sakit. Tapi nanti akan kita cek lagi di Saparua, apakah benar atau tidak,”tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar