Kejar Aliran Dana Rp. 5,3 Miliar, Kepala Keuangan Kota Ambon Diperiksa 7 Jam

KBRN, AMBON : Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, Apries Gaspersz diperiksa penyelidik Kejaksaan Negeri Ambon tujuh (7) jam, Jumat (3/12/2021). 

Apries diperiksa jaksa dalam kasus dugaan penyimpangan anggaran di DPRD Kota Ambon senilai Rp. 5,3 miliar tahun 2020. Pemeriksaan, Apries diketahui berkaitan demgan aliran dana ke Sekertariat DPRD Kota Ambon saat itu. 

"Yang pasti soal aliran dana. Karena dia (AG) kepala keuangan Kota," kata sumber media ini di Kantor Kejari Ambom, Jumat. 

Pemeriksaan Apries dibenarkan, Kasi Intel Kejari Ambon, Djino Talakua. Menurutnya, Kepala kuangan Kota Ambon ini dimintai keterangan seputar kasus Rp. 5,3 miliar di DPRD Kota Ambon. Ia diperiksa. 

"Ia, AG diperiksa. Pemeriksaan dimulai pukul 10.00 wit hingga 17.30 wit. Ia dicecar 30 pertanyaan," kata Djino. 

Menyinggung soal perannya dalam kasus tersebut, mantan Kasi Intel Kejari Sorong (Papua Barat) ini, enggan berkomentar. "Dia kepala keuangan. Apa perannya, nantilah. Ini masih penyelidikan," tegas Djino. 

Sementara itu, tim penyelidik Kejari Ambon juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap A.G Lateheru mantan Sekertaris Kota (Sekot) Ambon. Begitupun, Kepala Bapekot Ambon, Enrico Matitaputty. Keduanya, akan diperiksa, Senin (6/12/2021).

"Iya, benar. Sudah di panggil untuk pemeriksaan, tanggal 6 (Senin)," akui Kepala Kejari Ambon, Dian Fris Nalle kepada media ini via selulernya, Jumat (3/12/2021). 

Ketiganya, lanjut Kajari, dipanggil untuk dimintai keterangan seputar dugaan penyimpangan dana senilai Rp. 5,3 miliar di DPRD Kota Ambon. "Ini penyelidikan, dan dipanggil untuk memberikan keterangan," ujar dia singkat. 

Sebelumnya, Kamis (2/12/2021) kemarin, lima saksi dari Kelompok Kerja atau disebut Pokja diperiksa, diantaranya, CT, HP, YR, FM dan FA. "Untuk hari ini, ada lima saksi. Semuanya jabatan Pokja pengadaan barang dan jasa," kata Kasi Intel Kejari Ambon, Djino Talakua kepada wartawan, Kamis.

Ke lima saksi, kata Djino, dipastikan diperiksa berkaitan dengan peran mereka selaku Pokja, dalam mengurus penyedia atau pengadaan barang dan jasa di Sekertariat DPRD Kota Ambon, khusus tahun anggaran 2020. "Pemeriksaan sejak pukul 10.00 wit pagi. Yang pasti pemeriksaan mereka seputar jabatan mereka selaku pokja," jelas Mantan Kasi Intel Kejaro Sorong, Papua Barat itu. 

Sementara untuk pimpinan DPRD Kota Ambon, Ely Toisutta (Ketua), Rustam Latupono dan Gerald Mailoa (Wakil), Mantan Kasipidsus Kejari Ambon ini mengaku, akan diagendakan nanti. "Yang pasti diperiksa. Tim masih skejulkan," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar