Masa Jabatan Berakhir tak Buat Latuheru Nyaman, Diperiksa Jaksa Senin, Ada Nama Apries dan Rico

KBRN, AMBON : A.G Latuheru baru saja meletakan Jabatannya sebagai Sekertaris Kota Ambon, Selasa (30/11/2021) kemarin. Niat untuk nyaman beristirahat dengan keluarga harus terganggu dengan masalah hukum. 

Nama Latuheru masuk dalam daftar pemeriksaan penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, terkait kasus dugaan penyimpangan anggaran di DPRD Kota Ambon senilai Rp. 5,3 miliar. 

Selain Latuheru, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Ambon, Apries B Gaspersz dan Kepala Bapekot Ambon, Enrico Matitaputty. Ketiganya, dijadwalkan penyelidik, Senin (6/12/2021). 

"Iya, benar. Sudah di panggil untuk pemeriksaan, tanggal 6 (Senin)," akui Kepala Kejari Ambon, Dian Fris Nalle kepada media ini via selulernya, Jumat (3/12/2021). 

Ketiganya, lanjut Kajari, dipanggil untuk dimintai keterangan seputar dugaan penyimpangan dana senilai Rp. 5,3 miliar di DPRD Kota Ambon. "Ini penyelidikan, dan dipanggil untuk memberikan keterangan," ujar dia singkat. 

Sebelumnya, Kamis (2/12/2021) kemarin, lima saksi dari Kelompok Kerja atau disebut Pokja diperiksa, diantaranya, CT, HP, YR, FM dan FA. "Untuk hari ini, ada lika saksi. Semuanya jabatan Pokja pengadaan barang dan jasa," kata Kasi Intel Kejari Ambon, Djino Talakua kepada wartawan, Kamis.

Kelima saksi, kata Djino, dipastikan diperiksa berkaitan dengan peran mereka selaku Pokja, dalam mengurus penyedia atau pengadaan barang dan jasa di Sekertariat DPRD Kota Ambon, khusus tahun anggaran 2020. "Pemeriksaan sejak pukul 10.00 wit pagi. Yang pasti pemeriksaan mereka seputar jabatan mereka selaku pokja," jelas Mantan Kasi Intel Kejaro Sorong, Papua Barat itu. 

Sementara untuk pimpinan DPRD Kota Ambon, Ely Toisutta (Ketua), Rustam Latupono dan Gerald Mailoa (Wakil), Mantan Kasipidsus Kejari Ambon ini mengaku, akan diagendakan nanti. "Yang pasti diperiksa. Tim masih skejulkan," tukasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar