Dihukum 7 Tahun, Bandar Narkoba Tual Ini Terima

KBRN, AMBON : Abdul Hamid Bugis alias Reven dihukum majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon dengan pidana penjara selama tujuh (7) tahun. Pria berusia 32 tahun ini dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana narkotika. 

"Menyatakan terdakwa Abdul Hamid Bugis alias Reven telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, Menyimpan  Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dalam dakwaan alternatif  Kedua. Menjatuhkan pidana oleh karena itu terhadap Terdakwa Abdul Hamid Bugis alias Reven dengan pidana penjara selama 7 tahun," ucap Ketua Majelis Hakim, Rahmat Selang dalam sidnag yang berlangsung, Senin (18/10/2021).

Selain pidana badan, terdakwa yang adalah bandat narkoba ini juga dibebankan membayar denda sebesar Rp. 1 miliar, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama empat bulan. 

"Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," tandas Hakim. 

Diakhir putusan hakim, terdakwa menerima hukuman yang dijatuhi hakim. 

Vonis hakim tentu dibahwa tuntutan Jaksa. Jaksa Agustina Ubleuw sebelumnya menuntut tetdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun, denda Rp. 1 miliar. 

Bandar Narkoba (Reven) didakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual menjual, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat(1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Hal tersebut diperkuat dengan barang bukti yang disita saat penangkapan dengan total berat 105, 76 gram, yang mana 0,12 gram disisihkan untuk pengujian laboratorium dengan hasil positif narkotikan golongan 1 jenis sabu.

Berdasarkan berita acara pengujian laboratorium dari balai pengawasan obat dan makanan di Ambon tanggal 16 Maret 2021 yang telah melakukan pengujian terhadap 1 paket yang didalamnya terdapat 1 plastik bening yang berisikan serbuk kristal dengan total berat 105,76 gram disisihkan untuk pengujian laboratorium 0,12 gramdan sisa 105,64 gram dengan hasil pemeriksaan Sabu (narkotika golongan 1) positif, sesuai dengan lampiran undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, daftar narkotika golongan 1 poin 61.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00