Rony Sianressy Mohon Keringanan Hukuman

KBRN, AMBON : Elia Rony Sianressy sebelumnya harus pasrah dengan tuntutan pidana penjara yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon. Pengacara narkoba ini dituntut tiga tahun dan enam (3,6) tahun penjara. 

Baginya, tuntutan pidananya itu terlalu besar. Sehingga, melalui pengacaranya, Joemyco Syaranamual meminta keringan hukuman didepan mejalis hakim. 

"Kami mohon keringan hukuman kepada majelis," sebut pengacara Ronny dalam sidang yang beragendakan pembelaan, kemarin. 

Sebelumnya, Jaksa menyebut politisi Golkar Maluku ini dinilai terbukti memiliki, menguasai dan menggunakan narkotika golongan I jenis Sabu.

"Meminta majelis menjatuhkan hukumanan 3,6 tahun penjara kepada terdakwa Elia Rony Sianressy. Terdakwa  terbukti melanggar pasal 127 undang-undang  nomor 35 tahun 1999 tentang narkotika,"sebut Jaksa Els Leunupun di depan majelis hakim yang diketuai, Feliks R. Wuisan.

Dalam tuntutan terdapan dua aspek yang menjadi pertimbangan jaksa, dimana yang meringankan, terdakwa berlaku sopan di persidangan, terdakwa mengakui perbuatannya. 

"Sementara yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika," tandas Jaksa. 

Jaksa Jaksa Els B. Leunupun membeberkan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi pada 24 Juni 2021, tepatnya di salah satu kamar kost di Kawasan Waringin, Batu Gantong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Awalnya, petugas Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease menerima informasi dari informan bahwa terdakwa sedang  pesta sabu di kamar kostnya.

Dari informasi tersebut petugas kemudian melakukan penggerebekan terdakwa diri terdakwa. Saat di grebek, petugas menemukan barang bukti satu paket sabu yang dikemas dalam plastik bening ukuran kecil.

Selanjutnya, petugas membawa terdakwa bersama barang buktinya ke Mapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease untuk dilakukan pemeriksaan lanjut.

Dari hasil tes urine, terdakwa positif narkoba. Berdasarkan hasil introgasi terdakwa mendapat barang natkotika jenis sabu dari Erik waktu di jakarta. Terdakwa mengaku menggunakan narkotika secara pribadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00