Didesak Kajati Percepat Lidik Gedung MIPA, Kajari : Nanti Saya Kabari

KBRN, AMBON : Kepala Kejati Maluku, Undang Mugopal sebelumnya telah mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon mempercepat laporan hasil penyidikan skandal dugaan korupsi proyek pembangunan Gedung MIPA dan Marine Center Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon tahun 2019-2020 untuk segera disampaikan.

Sayangnya, desakan Kajati atas kasus bernilai Rp. 60,9 miliar ini, belum juga disampaikan. Hasilnya, kasus yang diduga melibatkan nama kontaktor besar dengan sapaan Hai itu belum juga diekspose hasil penyidikannya.

Kepala Kejari Ambon, Dian Fris Nalle yang dikonfirmasi, Minggu (14/10/2021) enggan memberikan tanggapan lebih jauh soal desakan tersebut. Pihaknya, hanya menyebut akan menyampaikan.

"Nanti saya kabari," tulis Kajari melalui pesan watshapnya.

Sebelumnya, Kepala Kejati Maluku, Undang Mugopal yang dikonfirmasi terkait dengan rencana ekspose mengatakan, telah meminta agar Kejari Ambon  mempercepat laporan penyidikan  agar ekspose segera digelar. 

"Iya, benar. Akan diekspose di Kejati. Makanya saya perintahkan mereka mempercepat hasil laporan penyidikan," sebut Kajati Kepada wartawan di Desa Hitu saat perhelatan Vaksinasi Masal, Kamis (14/10/2021).

Menyinggung apakah kasus ini akan ditutup, Kajati membantahnya. "Belum. Kita tetap profesional," tandas dia.Sebelumnya, Kejari Ambon,  Frits Nalle mengaku dalam waktu dekat  pihaknya bersama tim penyidik akan kembali menggelar perkara tersebut."Kita akan gelar perkara di Kejati Maluku dalam waktu dekat ini," ungkapnya  kepada wartawan di kantornya, Senin (27/9/2021) lalu. 

Kajari menyebutkan, gelar perkara ini   berkaitan dengan hasil rangkaian penyidikan yang dilakukan timnya selama ini.

"Bukan untuk penetapan tersangka. Gelar ini, kita menyampaikan hasil kerja kita, mulai dari pemeriksaan saksi hingga pada pemeriksaan ahli, itu yang kita sampaikan," bebernya.

Menyinggung kasus bernilai Rp. 60,9 miliar ini akan diambil alih Kejati Maluku, ia enggan berkomentar, termasuk dengan dugaan adanya upaya intervensi dari penguasa untuk menutup  kasus tersebut.

"Kalau itu saya No Coment. Yang pasti, nanti kalau sudah ekspose langsung tanyakan ke Kejati saja. Kita sudah kerja sesuai dengan prosedur," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00