Jaksa Ngaku, Audit Korupsi Dana Setda SBB Hampir Rampung

KBRN, AMBON : Otoritas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku mengkleim kasus dugaan korupsi anggaran dana belanja langsung pada bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat tahun anggaran 2016 hampir rampung. Tersangka akan diumumkan setelag mengantongi hasil Audit. 

"Hampir rampung. Tersangka nanti setelah hasil auditnya kita kantongi," ungkap Kasi Penyidikan Kejati Maluku, Youcheng Ahmadali kepada media ini, Senin (20/9/2021). 

Diakuinya, dari hasil kordinasi antara penyidik dengan Inspektorat Wilayah Maluku yang mengaudit kasus tersebut sementara dirampungkan. Sehingga, dalam waktu dekat, menurut mantan Kepala Kantor Cabang Kejari SBT di Geser ini, hasil audit segera diserahkan ke Penyidik oleh Auditor. 

"Kordinasi kita hampit rampung. Sementata dirampungkan, kalau sudah kita terima tentu, segera kita bersikap untuk menetapkan tersangka," ujar dia. 

Nama Mansur Tuharea Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten SBB disebut sebagai pihak yang paling mengetahui penyimpangan di kantor yang dipimpinnya. Anggaran dana belanja langsung pada bagian Sekretariat Daerah setempat tahun anggaran 2016 ini, semuanya diketahui dia selaku kuasa pengguna anggaran eksekutif. 

Untuk diketahui, keterlibatan Inspektorat dalam melakukan pemeriksaan penggunaan anggaran ini sebagai salah satu langkah bagi pihak Kejati Maluku dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana belanja langsung di lingkup Setda Kabupaten SBB tahun anggaran 2016.

"Kalau dari versi penyidik Kejati Maluku, untuk hasil perhitungan sementara ada anggaran Rp7 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dalam perkara ini," sebut Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba kepada wartawan, sebelumnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00