BPKP Masih Lakukan Klarifikasi Kasus KMP Marsela

KBRN, AMBON : Penyidikan Kasus KMP Marsela oleh PT. Kalwedo selaku Badan Usaha Milik Pemda Maluku Barat Daya (MBD) belum juga tuntas. Penyidik mengkleim sebelumnya tersangka sudah dikantongi. Sayangnya siapa tersangka belum juga diumunkan mereka. 

Kepala Seksi Penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Youcheng Ahmadali menjelaskan, penetapan tersangka kasus tersebut masih menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keungan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku. 

"Tersangka belum. Kita masih tunggu audit," ucap Ahmadali. 

Mantan Kacabjari Geser ini mengaku, saat ini dalam proses audit kerugian keuangan Negara oleh BPKP setempat sedang dalam tahap klarifikasi terhadap sejumlah saksi. Klarifikasi tersebut, akui dia, untuk kepentingan audit kerugian keuangan Negara. 

"Kordinasi akhir kita. Mereka dalam tahap klarifikasi terhadap sejumlah saksi. Jadi ikuti saja, secepatnya mereka (BPKP) akan merampungkan," jelas dia. 

Kasus dugaan korupsi dana pengelolaan KMP. Marsela oleh PT. Kalwedo selaku Badan Usaha Milik Pemda Maluku Barat Daya (MBD) jadi Perhatian Kejati Maluku. 

Bahkan, kasus yang menjadi perhatian masyarakat ini, membuat Kejati Maluku sering didemo.

"Kasus Kalwedo ini menarik perhatian masyarakat Maluku dan sering kali kita didemo karena itu,"ungkap Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba, sebelumnya. 

Terkait progres penanganan kasus, Wahyudi mengaku saat ini tengah ditelaah oleh BPKP Perwakilan Provinsi Maluku.

"Sudah selesai pemeriksaan, semua dokumen kerugian negara sudah kita serahkan ke BPKP dan koordinasinya mereka sedang melakukan telaah dokumen yang kita berikan,"tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00