Kuasai Narkotika, Ruslan Pelu Diganjar 6 Tahun Penjara

KBRN, AMBON : Terbukti menguasai  narkotika, Ruslan Pelu akhirnya harus mendekam selama 6 tahun di penjara.

Dia dinyatakan terbukti bersalah oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon dan divonis 6 tahun penjara dalam sidang yang digelar, Kamis (5/8/2021).

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU Ela Ubleuw  yang menginginkan terdakwa dihukum 8 tahun penjara.

"Menyatakan terdakwa secara sah dan  meyakinkan bersalah. Untuk itu menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 6 tahun denda Rp.800 juta dengan ketentuanapabilan denda tidak dibayar di ganti dengan pidana penjara selama 2 bulan," ucap ketua  majelis hakim, Christina Tetelepta dalam amar putusannya.

Hakim  menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Hakim juga mempertimbangkan  hal yang memberatkan,  terdakwa  tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan yang meringankan, mengakui perbuatannya  dan meminta maaf serta berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa mengajukan banding sedangkan JPU menyatakan pikir-pikir.

JPU Kejaksaan Tinggi Maluku  dalam dakwaannya membeberkan,  Ruslan Pelu ditahan  pihak kepolisian pada  20 Februari 2021 lalu  di Desa Hitulama, Kecamatan Salahutu setelah membeli  narkoba untuk kedua kalinya.

Dia diamankab bersama bersama n serbuk kristal satu paket kecil yang diduga sabu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00