Pemilik Sabu Divonis 5.4 Tahun Penjara

KBRN, AMBON : Majelis hakim Pengadilan negeri (PN) Ambon, kembali menyidangkan perkara  narkoba. Kali ini, Stefen Michael Ernes Suripaty terdakwa atas kepemilikan narkotika jenis Sabu  yang  menjalani persidangan. Dia  divonis 5 tahun  4 bulan penjara  dalam dengan agenda putusan berlangsung di PN Ambon, jalan Sultan Chairun,  Selasa (27/7/2021).

Putusan majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa JPU Ester Wattimury dalam sidang sebelumnya  yang menuntut terdakwa  dihukum 8 tahun kurungan penjara.

Dalam amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Jenny Tulak, Suripaty dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat 1 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Menyatakan bersalah memiliki dan menguasai narkotika jenis sabu serta menjatuhkan hukuman  5 tahun dan 4 bulan dipotong masa tahanan terhadap terdakwa,"ungkap Hakim.

Selain pidana penjara, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp.800 juta subsider 6 bulan penjara.

Suripaty  diburu  Ditresnarkoba Polda Maluku setelah melakukan penangkapan terhadap Joseph Makailopu dan Charles Lembang.  Dari hasil pengembangan keduanya mengaku  mendapatkan barang haram tersebut dari Suripaty.

Berdasarkan informasi tersebut anggota bergerak melacak, membuntuti serta berhasil mengamankan dirinya dikawasan Urimessing  tepatnya dilorong  Sariwangi Kelurahan aAlhusein Kecamatan Sirimau kota Ambon pada 4 Februari 2021 lalu.

Polisi berhasil menemukan 1 paket narkotika jenis sabu  yang dikemas menggunakan plastik klip bening berukuran kecil dan dimasukan dalam bungkus rokok dari tangan terdakwa.Saat penangkapan,  terdakwa  berusaha melarikan diri karena  mencurigai keberadaan polisi. Namun karena panik,  terdakwa  terjatuh dan berhasil diamankan polisi. Hanya saja saat diamankan polisi tidak menemukan barang bukti narkotika. 

Setelah dilakukan pencarian,  polisi  berhasil menemukan bungkus rokok malboro merah berisi satu paket narkotika jenis sabu yang dibuang  saat melarikan diri.

Terdakwa selanjutnya digiring ke Mako Ditresnarkoba dikawasan mangga dua untuk pengembangan lanjut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00