Risman Solissa Terancam 6 Tahun Penjara

KBRN, AMBON : Pasca ditetapakn sebagai tersangka, Risman Wahab Solissa langsung ditahan di Rutan Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease. Ia ditetapkan tersangka dengan tuduhan, dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan atau penghinaan, dan atau menyiarkan berita hohong di media sosial. 

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Leitemia menjelaskan, perbuataan dugaan tindakan pidana tersangka, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). 

Dan atau mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan Penghinaan dan/atau Pencemaran Nama Baik dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. 

"Sebagaimana dimaksud dalam pasal 45A  Ayat (2) dan atau Pasal 45 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 ttg perubahan kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Anacaman hukuman 6 tahun penjara," jelas Leitemia, Senin (26/7/21).

Risman diamankan, Minggu (25/7/21) sekitar Pukul 19:20 wit tepat di sekitaran pertigaan bundaran monument patung Dr. J. Leimena berdasarkan laporan Polisi No : LP-A/333/VII/2021/SPKT/Polresta Ambon/Polda Maluku, tanggal 21 Juli 2021.

"Ia sudah ditetapkan tersangka pasca diamankan kemarin malam atau Minggu malam," kata Izack. 

Menurutnya,  perbuatan tersangka melalui akun Facebooknya memposting tulisan beserta dua (2) gambar atau foto tercantum tulisan yg memuat ujaran kebencian, penghinaan atau pencemaran nama baik, berita bohong. 

Risman yang masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Negeri di Kota Ambon ini, langsung menjalani penahanan di Rutan Mapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease dalal rangka penyidikan lanjut. 

"Ditahan. Tahanya di Rutan Polresta,"jelas Leitemia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00