Berkas Tiga Tersangka Pembebasan Lahan Tawiri Masuk Pengadilan, Menanti Diadili

KBRN, AMBON : Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku resmi melimpahkan berkas Raja Tawiri, Josep N. Tuhuleruw dan mantan raja Josep Tuhuleruw, serta Saniri Negeri berinsial JRT ke Pengadilan Tipikor Ambon, Jumat (23/7/2021).

Ketiga tersangka yang telah ditahan di Rutan Kelas II  Ambon pada, Kamis (8/7/2021) itu, tinggal menunggu diadili oleh Hakim nantinya. Ketiganya, diduga bertanggung jawab dalam kasus penyalagunaan anggaran Pembebasan Lahan Milik Negeri Tawiri untuk Pembangunan Dermaga dan Sarana/Prasarana Lantamal IX Ambon Negeri Tawiri tahun 2015 senilai Rp 3,8 M. 

"Berkas ketiga tersangka sudah kita serahkan ke Pengadilan tadi, tinggal disidangkan," sebut Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Maluku, M Rudy kepada wartawan di Kantor Kejati Maluku, Jumat (23/7/2021).

Dengan dilimpahkan berkas ketiga tersangka, lanjut Aspidsus, maka tinggal satu tersangka lagi atas nama Johana Soplanit, yang baru saja ditahan di Lapas Perempuan Ambon. 

"Kita upayakan secepatnya tersangka terakhir ini, berkasnya kita serahkan ke Pengadilan," pungkasnya. 

Diketahui, penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara yang dilakukan tim penyidik serta hasil Perhitungan Kerugian Negara yang menunjukan adanya kerugian sebesar Rp. 3,8 Milliar.

Keempat tersangka masing masing Raja Tawiri, Josep N.Tuhuleruw (JNT), mantan raja, Josep Tuhuleruw (JT), JRT dan Johana Soplanit alias JRS. L

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00