Kasus DLHP Ambon, Kajari : Tersangka Lain Nanti

KBRN, AMBON : Kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus Penyalagunaan anggaran BBM di Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon masih bisah dimungkinkan. Namun, Kejaksaan Negeri Ambon yang menyidik perkara tersebut masih fokus untuk ketiga tersangka awal. 

"Indikasi tersangka lain nanti, saat ini kita fokus dulu untuk Tiga tersangka ini,"ungkap Kepala Kejari Ambon, Frist Nalle kepada wartawan di Ambon, belum lama ini. 

Diakuinya, penyidik masih berkordinasi dengah auditor BPKP Perwakilan Maluku untuk perhitungan kerugian keuangan Negara. Hasil Audit tersebut nantinya diperlukan untuk proses perampungan berkas sebelum pemeriksaan para tersangka.

"Untuk audit masih dilakukan, koordinasi terakhir dalam waktu dekat sudah selesai, jadi untuk pemeriksaan tersangka kita perlu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPKP baru kita mulai rampungkan berkas, baru kita panggil tiga tersangka ini untuk diperiksa dan kita akan lakukan tindakan hukum yang tegas,"jelas dia.

Tiga tersangka itu, Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan persampahan (LHP) Lucia Izaak, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Mauritsz Yani Talabesy yang juga adalah  Kepala Seksi Pengangkutan Bidang Kebersihan dan Ricky M. Syauta mantan Manajer SPBU Belakang Kota. 

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantas Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 ayat 1 ke-1 KHUPidana. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00