BNNP Maluku Ungkap Keterlibatan Mahasiswi Dalam Jaringan Narkoba Antar Provinsi

KBRN, AMBON : Peredaran narkoba  di Maluku semakin mengkhawatirkan. Pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku kembali membongkar jaringan narkoba  antar Provinsi Jakarta-Ambon.  Mirisnya, salah satu mahasiswi perguruan tinggi di Kota Ambon, berinisial F ikut terlibat dalam jaringan tersebut.  

F telah diringkus bersama barang bukti ganja kering seberat 4 Kg yang masuk dalam narkotika golongan I saat dalam perjalanan  dari Ambon menuju Desa Kailolo, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). 

"Ini ada jaringan narkoba lagi yang kita bongkar. Kita belum sempat ekspos. Jaringannya Jakarta-Ambon Kailolo. Pelakunya mahasisiwi berinisial F. Barang bukti yang kita amankan berjumlah 4 Kg," ungkap Kepala BNNP Maluku, Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien kepada media ini, Jumat (18/6/21). 

Muttaqien menjelaskan, barang bukti ganja kering yang diperoleh F   berasal dari Jakarta. Diperolehnya dari kakak kandungnya yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang. 

"Kasus ini melibatkan kakak beradik. Kakaknya  masih DPO. Kita minta kerjasama yang baik, sehingga kakakndari pelaku F segera ditangkap. Untuk pelaku F sudah diamankan di Rutan BNNP Maluku untuk proses penyidikan," ungkapnya.

Barang bukti 4 Kg ganja  kering yang berhasil diamankan lanjut jenderal bintang satu ini, menjadi hal yang baik dalam upaya pencegahan narkorika sebagaimana instruksi presiden dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika dikalangan masyarakat. 

"Bayangkan kalau 4 kg itu, diliting satu kertas harganya 250 Ribu kalau di Ambon, dan dirupiahkan itu nilainya Rp. 4 miliar total dari 4 Kg kalau dilintingkan 4000 kertas. Nah, kita sudah berhasil selamatkan 4000 generasi dari ancaman narkotika," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00