BNN Kerjasama Lintas Instansi Perangi Narkoba

KBRN, AMBON : Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku mulai melengkapi administrasi penyidikan lima tersangka yang terlibat dalam jaringan narkoba antar provinsi .

Kelima tersangka  berinsial FN, EP, MC, IR dan RB  kini telah ditahan. Menariknya,   jaringan ini dikendalikan oleh RB tahanan kasus narkoba dari Rutan Kelas IIA Ambon. 

“Masih ada pemeriksaan beberapa alat bukti  sesuai   pasal 184 KUHAP dan  masih melengkapi adiministrasi penyidikan yang perlu proses waktu ya,  tolong dikawal terus ya,”pinta Kepala BNNP Maluku, Brigjen Pol M.Z Muttaqien, Senin (19/4/2021). 

Jenderal bintang satu ini berharap, lewat proses hukum yang dilakukan,  ada efek jera yang ditimbulkan, mengingat  oknum ASN juga ikut terlibat.

Kerjasama dan koordinasi lanjut Muttaqien juga sudah dilakukan  dengan Kajati Maluku, Ketua Pengadilan Tinggi Maluku, Ka Kanwil Kumham Maluku, agar satu persepsi dalam memberantas tindak pidana narkoba.  

Apabila berkas perkara  sudah terkirim ke kejaksaan  hingga sidang  di pengadilan, semuanya adalah  untuk menyelamatkan generasi bangsa para Pattimura Muda di bumi raja-raja Maluku tercinta.

“Alhamdulillah Pak  Kajati Maluku, Ketua Pengadilan Tinggi Maluku, Ka Kanwil Kumham Maluku kemarin silaturahim yang  luar  biasa,  sudah sepakat satu persepsi untuk  “Merah Putih” dalam penegakan Hukum Tindak Pidana Narkoba.  Sekali lagi tolong  dikawal ya teman-teman pers dan  seluruh komponen masyarakat,”harapnya.

Muttaqien juga menghimbau, agar masyarakat terus meningkatkan iman dan taqwa mulai dari ketahanan diri dengan menerapkan anti narkoba dalam keluarga.  

Dia juga mengingatkan, penggunaan narkoba berdampak pada tiga  aspek, yaitu rumah sakit, penjara dan  kuburan.

“Mari katong (kita)  semua basudara “Tolak Narkoba & War on DRUGS,”ajaknya.

 Sekedar tahu, lima  tersangka dugaan tindak pidana narkotika  terdiri dari dua kurir, dua PNS dan satu Napi.   Mereka langsung   ditahan selama 20 hari kedepan, terhitung 11 April 2021 hingga 30 April 2021. 

Robi Tamatala alias RB adalah  saudara dari  Gerald Tamatala, terpidana narkotika yang dipenjara di Nusakambangan. RB  ditangkap tak lama setelah dua rekannya  tertangkap di Bandara internasional  Pattimura Ambon bersama barang bukti narkotika jenis sabu seberat 50 gram.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00