Viral, Ibu Hamil Ditandu 5 Jam dari Hutan ke Puskesmas Taniwel

KBRN, Ambon : Tragedi ibu hamil ditandu selama 5 - 6 jam viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/02/2021), di-upload  pada dinding facebook dan dibagikan oleh ratusan warga net.

Dalam foto yang diunggah pada dinding facebook terlihat, ibu hamil itu dimasukkan ke dalam kain panjang dan diikat pada sebuah bambu, menyerupai ayunan bayi. Sejumlah pemuda silih berganti menggotong tandu yang berisi ibu hamil, dan jika melewati jalanan yang sulit, tandu tersebut digotong ramai-ramai. 

Status akun facebook L' Rubeno   menyebut ibu hamil tersebut bernama Linda Latue Lumupay, umur 22 tahun. Dia ditandu dari kampung halamannya, Neniary di pedalaman Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) ke kota Kecamatan Taniwel sejauh kurang lebih 10 kilometer.

Proses evakuasi dari Kampung Neniary ke Negeri Riring Rumahsoal yang berada di tepi Jalan Trans Seram berlangsung selama 5 - 6 jam. Selanjutnya, ibu hamil tersebut dibawa ke kota kecamatan untuk mendapatkan perawatan medis. 

Informasi itu langsung viral di media sosial dan mendapat tanggapan beragam. Sebagian warga net mengecam Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBB, sebagian mengecam anggota dewan kabupaten dan provinsi asal daerah setempat.

Pemkab SBB diharapkan bukan saja  secepatnya mengatasi problem kesehatan, tetapi juga komunikasi, pendidikan dan listrik karena masyarakat pedalaman saat ini  membutuhkan solusi, bukan janji-janji.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00