Doni Monardo: Orang Maluku Punya Potensi Kebal Corona

KBRN, Ambon : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) Doni Monardo menyatakan, bahwa orang Maluku memiliki potensi untuk bertahan atau kebal terhadap serangan virus corona atau Covid-19.

Hal itu dikatakannya saat melakukan Virtual Meeting bersama Gubernur, Bupati dan Walikota se-ProvinsI Maluku dan Maluku Utara di Ambon, Senin (6/7).

Menurut Doni, orang maluku dan maluku utara memiliki kearifan lokal yaitu budaya bernyanyi. Budaya itu ujarnya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga mampu melawan berbagai serangan virus penyakit.

“Orang maluku dan maluku utara punya potensi untuk tidak terpapar covid. Karena di sini juga punya kearifan lokal budaya bernyanyi. Budaya bernyanyi itu meningkatkan imunitas tubuh kita,” kata Doni dalam pertemuan tersebut.

Doni mengatakan, selain budaya bernyanyi orang maluku dan maluku utara juga berpotensi kebal terhadap virus corona karena makanannya yang kebanyakan berasal dari hasil laut.

“Termasuk makan makanan yang berkualitas. Ikan,lobster,kepiting semua ada di sini di maluku dan maluku utara,” ujar Doni sambil menceritakan beberapa menu makanan laut yang ia santap sebagai makan malamnya sewaktu berada di kota Ambon.

Doni menjelaskan, berbagai jenis makanan laut itu juga memiliki peran penting dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh, disamping istrahat yang cukup, tidak boleh panik dan mencari hiburan dengan bernyanyi tetap harus dilakukan.

Sebab hal itu dapat membuat daya tahan tubuh semakin baik dan tidak mudah terserang virus penyakit. Dan tidak lupa, Doni mengatakan protokol kesehatan utamanya penggunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak juga harus terus diterapkan agar terhindar dari penularan covid-19.

“Tadi malam kita sudah menikmati tuna kalau dijepang itu termasuk yang paling mahal. Dan juga sup kepala ikan tuna luar biasa. Inipun bisa meningkatkan imunitas tubuh kita semua.

Pola makan yang teratur, istrahat yang cukup tidak boleh panik, mencari hiburan, bernyanyi itu penting sekali. Empat sehat lima sempurna  yang diawali dengan pakai masker, cuci tangan jaga jarak,” ucap Doni.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00