Limbah APD, RSUD Bula Gandeng Pihak Ketiga

KBRN, Bula : Manajemen RSUD Bula Kabupaten Seram Bagian Timur menggandeng pihak ketiga dalam menangani limbah bekas Alat Pelindung Diri (APD) yang dipakai petugas selama masa pandemi Covid-19.

Limbah tergolong infeksius itu belum bisa ditangani sendiri lantaran Rumah Sakit milik pemerintah itu sampai dengan saat ini belum memiliki insemilator. Limbah buangan dari bekas APD yang dikumpulkan, disterilisasi lebih dahulu, dipacking oleh petugas khusus kemudian dibawa ke Ambon menggunakan mobil truk, dikirim ke Surabaya untuk dimusnahkan.

“Karena belum ada insemilator, maka sesuai standar akreditasi kami pakai pihak ketiga. Intinya semua limbah bersifat infeksius dan kimia beracun itu ditangani oleh pihak ketiga dikirim ke Surabaya untuk dimusnahkan,” ucap Direktur RSUD Bula dr. Linggar S kepada Radio Republik Indonesia di Bula, Kamis (09/07).

Limbah Rumah Sakit terdiri dari masker, handscom, kassa bekas pasien dan APD yang dihasilkan dikumpul oleh petugas kemudian dipacking melalui proses yang sangat hati-hati. Agar menghindari resiko kebocoran, limbah yang sudah dipacking dilapisi ulang dengan sarung plastik.

Proses pengiriman juga tidak dilakukan setiap hari. Limbah tersebut dikumpul selama beberapa hari disesuaikan dengan kapsitas mobil pengangkut, begitu pula jadwal kapal ke surabaya agar tidak sampai ditumpuk lama di Kota Ambon.

Khusus limbah APD tercatat sudah sebanyak tujuh ratus set yang telah berhasil dikirim. Sedangkan untuk pengiriman tahap berikut, saat ini sedang disiapkan tiga ratus set APD  bekas yang dalam tengah proses packing.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00