Ini Alasan Keliobas Tunggu Hasil Rekam Medik Pasien Corona

KBRN, Bula : Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yang juga Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Keliobas menegaskan, dirinya telah mendapat informasi perihal hasil PCR sebelum diumumkan Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Kasrul Selang.

Namun informasi tersebut tidak serta merta ditindaklanjuti dengan mengumumkannya ke publik melalui media massa, karena bupati menginginkan informasi itu disampaikan secara resmi dalam bentuk surat disertai rekam medik masing-masing pasien, bukan melalui telepon. 

"Informasi tentang empat orang ini  sudah saya dapatkan kemarin melalui telepon, tapi tidak serta merta saya sampaikan ke publik, karena saya ingin harus ada informasi resmi dari Tim Gustu Provinsi. Ini menyangkut nama baik seseorang, jadi saya tidak mau gegabah," ungkap Keliobas dalam jumpa pers, Rabu (27/05/2020).

Prinsipnya, tambah bupati, informasi sekecil apa pun terkait Covid akan disampaikan ke publik, asalkan informasi tersebut tertanggung jawab dan berasal dari sumber-sumber resmi. Ia tak ingin informasi yang disampaikan bertolak belakang dengan fakta dan menimbulkan keresahan di masyarakat

"Saya ingin informasi sekecil apa pun cepat disampaikan kepada masyarakat supaya mereka ikhtiar, tapi informasi itu harus tertanggung jawab karena ini menyangkut nama baik orang," terang Keliobas.

Ia mencontohkan salah satu kasus pemakaman jenazah Reaktif Corona versi Rapid Test di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, yang menurut Gustu Provinsi harus dimakamkan secara Protokoler Covid 19, namun di kemudian hari hasil PCR-nya ternyata negatif.

Dijelaskan bupati, sampai hari ini, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG)  yang ditemukan di Kabupaten SBT tercatat sebanyak 16  orang, tetapi 13 orang  diantaranya dinyatakan telah sembuh. Orang Dalam Pengawasan (ODP) tercatat sebanyak 7 orang, namun tinggal satu yang masih menjalani karantina mandiri, sedangkan Pasien Dalam Perawatan (PDPl tercatat hanya 2 orang, satunya sudah sembuh.

Mereka yang terkonfirmasi positif Covid 19 masing-masing 01 berinitial AA, 60 tahun, laki-laki, pelaku perjalanan Surabaya - Ambon - Geser;  02 berinitial  ER, 19 tahun, mahasiswi, pelaku perjalanan Ambon - Bula; 03 berinitial NS, 23 tahun, perempuan, pelaku perjalanan Ambon - Geser dan 04 berinitial AJ, 26 tahun, laki-laki, petugas non medis RSUD Bula. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00