ODP di SBT Bertambah Jadi Tiga, Satu Mulai Membaik

KBRN, Bula : Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid - 19 Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Provinsi Maluku memastikan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Negeri Ita Wotu Nusa saat ini bertambah menjadi tiga, menyusul ditemukannya dua orang dengan gejala flu dan batuk yang datang dari daerah terpapar.

Kepastian itu disampaikan dalam konferensi pers di Dinas Kominfo SBT, Kamis (02/04/2020). Tim Covid yang hadir antara lain Wakil Ketua Pelaksana yang juga Assisten I Setda SBT Ambo Wokanubun, Koordinator tim yang juga Kepala BPBD Usman Keliobas, Bidang Kesehatan yang juga Kepala Dinas Kesehatan Abas Rumatumerik dan Direktur RSUD Bula dr Linggar Sukaringtyas.

Dalam keterangan pers terjawab, dua ODP baru yang datang ke Kota Bula melalui jalur darat pada Rabu (01/04/2020) kemarin, awalnya diperiksa oleh petugas yang berjaga di pintu masuk Kabupaten SBT, Bula Barat. Dari pemeriksaan awal diketahui mereka memiliki gejala-gejala yang mencurigakan sehingga direkomendasikan untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam di Puskesmas Bula.

"Mereka adalah ibu dan anak yang datang dari daerah terpapar di Pulau Jawa. Setelah dilakukan pemeriksaan yang mendalam di Puskesmas Bula diketahui mereka memiliki gejala flu dan batuk. Mereka kemudian dimasukkan dalam daftar ODP karena memiliki riwayat perjalanan dari daerah terpapar," kata Kepala Dinas Kesehatan Abas Rumatumerik.

Ditambahkan Rumatumerik, selain tiga ODP itu, Tim Covid 19 juga melakukan pemantauan secara intensif terhadap orang-orang yang sementara menjalani karatina mandiri di rumah-rumah. Mereka tercatat sebanyak 121 orang, termasuk di dalamnya para mahasiswa yang kuliah di daerah terpapar.

Ditanya soal kondisi kesehatan satu ODP yang telah menjalani karantina selama 10 hari, Koordinator Tim Covid Usman Keliobas memastikan kondisi kesehatan orang itu makin membaik, namun yang bersangkutan masih terus diawasi karena belum melewati masa 14 hari.

Terkait dengan penambahan dua ODP itu, Wakil Ketua Pelaksana Tim Covid Ambo Wokanubun meminta masyarakat tidak panik, karena Tim Covid akan terus mengawasi mereka secara ketat. Masyarakat dihimbau tetap tenang dengan menghindari kerumunan dan menjaga jarak untuk memutus mata rantai virus Corona. (AL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00