Warga Binaan Rutan Masohi Cek Kesehatan

KBRN,Ambon: Petugas kesehatan Rutan Masohi melakukan skrining kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Skrining yang dilakukan secara massal kepada warga binaan adalah untuk mendeteksi adanya Tuberkulosis (TB) Paru, apalagi sebelumnya ada warga binaan yang sudah mengidap TB Paru.

"Tidak ada gejala khusus untuk TB Paru. Tetapi jika sudah ada yang pernah terjangkit, TB Paru dapat ditularkan melalui droplet atau cairan yang dikeluarkan saat bersih dan batuk," jelas Gustiana Putri, Perawat Rutan Masohi.

Prosedur pelaksanaan skrining dilaksanakan dengan cara Anamnesa, yaitu pemeriksaan  langsung melalui mewawancarai pasien. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan adalah adanya batuk berdahak selama lebih dari dua minggu, turunnya berat badan secara drastis dalam kurun waktu satu bulan dan keringat dingin yang keluar saat malam hari.

Setelah dilakukan pengecekan kesehatan, dr. Katelya selaku CPNS dokter pada Rutan Masohi melaporkan bahwa warga binaan yang terjangkit TB Paru sudah sembuh dan tidak ada lagi warga binaan lainnya yang terjangkit.

Untuk menjaga agar tidak terkena TB Paru, dokter memberikan edukasi penerapan etika batuk serta meningkatkan imunitas dengan mengkonsumsi vitamin yang diberikan oleh pihak Rutan.

"Karena lingkungan Rutan termasuk kecil, sehingga membuat penyebaran penyakit lebih mudah. Saling menjaga kesehatan masing-masing untuk menciptakan lingkungan yang sehat," pesan dr. Katelya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar