Ratusan Anak Usia 6-11 Tahun Suntik Vaksin di SDN 91 Waiheru

KBRN, Ambon: OPD yang telah ditunjuk sebagai pembina Desa/Negeri dan Kelurahan, yang merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon  yang terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6 – 11 tahun di wilayah binaan nya masing – masing.

Upaya itu dilakukan OPD dengan kembali melaksanakan vaksinasi massal di posko vaksinasi pada satuan pendidikan tingkat SD, dengan menyasar anak – anak yang belum divaksin pada kick-off vaksinasi anak pekan lalu.

Hal itupun dilakukan Dinas Kominfo dan Persandian kota Ambon selaku pembina Desa Waiheru, Kecamatan Baguala,  Kamis (20/1/2022), yang menggelar vaksinasi pada posko vaksinasi di SD Negeri 91 Waiheru.

Kepala Dinas (Kadis) Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Joy Adriaansz, menjelaskan Posko Vaksinasi di SD Neger 91 Waiheru diperuntukan bukan hanya bagi siswa di sekolah tersebut tapi juga bagi SD Inpres 54 dan 55 Desa Nania.

“Target vaksinasi bagi ketiga sekolah ini adalah 664 siswa, dimana pada kick off vaksinasi 12 Januari lalu ada 276 anak yang sudah divaksin, dan hari ini yang sudah terdaftar 100 anak, sehingga total ada 376 yang divaksin per hari ini, sehingga capaian vaksinasi di posko ini baru 60 persen,” kata Kadis.

Dirinya menilai capaian vaksinasi masih jauh dari target oleh sebab itu koordinasi akan dilakukan bersama kepala sekolah untuk melakukan pendataan siswa yang belum vaksinasi.

“Nantinya kita akan kembali lakukan sosialisasi kepada orang tua yang anaknya belum divaksin, apa alasan sehingga anak – anak belum vaksin, sehingga akan dijadwalkan vaksin susulan bagi anak – anak tersebut yang dilaksanakan di pada posko vaksinasi maupun di puskesmas setempat,” ujar Kadis.

Adriaansz berharap orang tua dapat segera membawa anak- anaknya untuk divaksin, sebab hal itu menjadi syarat utama dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Bagi orang tua yang masih ragu terkait dengan kondisi anaknya, jelas Kadis, dapat melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter di lokasi vaksinasi, karena idem dengan vaksinasi bagi orang dewasa, pelaksanaan vaksinasi anak juga harus melalui tahapan screening terlebih dahulu.

“Kami berharap kerjasama orang tua untuk dapat membawa anak – anaknya untuk divaksin, karena vaksin telah terbukti aman dan halal, serta dari testimoni anak – anak sendiri mereka mengatakan tidak merasakan sakit saat divaksin,” tandasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy menjelaskan capaian vaksinasi anak per tanggal 19 Januari 2022 mencapai 57,99 persen, dimana dari target 31.784 anak, baru 18.432 yang menerima suntikan vaksin dosis 1. Sementara untuk masyarakat umum capaian vaksin 94,45 persen dari target 274.194 orang.

“Oleh sebab itu vaksinasi massal terus digencarkan oleh Pemkot Ambon dengan menyisir lagi siswa yang belum vaksin di sekolah maupun vaksinasi untuk umum di lapangan Merdeka,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar