Walikota : Tidak Ada Dokter & Nakes Yang Meninggal Covid di Ambon

KBRN, Ambon :  Walikota Ambon Richard Louhenapessy memastikan selama pandemi Covid-19, tak satu pun dokter atau tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal akibat Covid-19 di Kota Ambon.

“Dari sekian banyak dokter dan nakes yang mealayani di kota ini tidak satu pun dipanggil Tuhan, mereka terpapar, sembuh, dan melayani lagi, sementara di luar pada waktu puncak covid banyak dokter dan nakes  yang yang meninggal dunia,” tegas Walikota.

Ia bersyukur, karena sebagaimana yang diberitakan media-media, banyak tenaga dokter dan tenaga kesehatan yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

Lebih jauh Walikota mengapresiasi penurunan status Kota Ambon dari PPKM level 2 ke PPKM level 1 sebagai karunia Tuhan yang harus disyukuri oleh seluruh warga Kota Ambon.

Dikatakan, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 61 Tahun 2021 tentang PPKM, Kota Ambon ditetapkan masuk dalam level 1, karena tingkat keterpaparan Covid-19 di kota ini sudah sangat rendah bahkan dalam beberapa hari terakhir berada pada angka nol.

Menurutnya, capaian itu bukanlah  an-sich upaya Pemkot Ambon, tetapi dukungan dari semua warga kota, khususnya lewat doa–doa yang dipanjatkan kepada Tuhan.

"Kita bekerja bukan andalkan teknologi, ilmu, atau uang, tetapi selalu kita minta kepada Tuhan. Oleh sebab itu, kita tidak boleh sombong, karena Ambon turun ke level 1 adalah pekerjaan semua warga kota, dengan doa dari para janda yan tidak perhitungkan, doa anak yatim piatu yang kehilangan orang tua, doa dari banyak orang yang kehilangan saudaranya, dan jika  kali ini kita turun pada level 1 ini bukanlah pekerjaan yang gampang,” ingat Walikota.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar