Terduga Teroris Ditangkap di Hotel

ilustrasi_penagkapan_teroros_oleh_densus_88 (Dok: Ist)

KBRN, Jakarta: Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, menangkap seorang terduga teroris di kamar hotel Palangkaraya.

Bersama Satbrimob Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Densus 88 menciduk seorang terduga teroris atas nama Muhammad Said. 

"Penangkapan Terduga Teroris an. MUHAMMAD SAID oleh Personel Gabungan Satbrimob Polda Kalteng dan Personel Densus 88 AT di Hotel Hawai Kamar 323 di Jl. Bubut Kota Palangka Raya,” kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabag Banops) Densus 88 Polri, Kombes Pol Aswin Siregar, saat dikonfirmasi, Rabu (22/12/2021). 

Saat ini, pihak Densus 88 sedang mendalami motif dan tergabung dalam kelompok apa terduga teroris tersebut. 

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah menangkap 14 terduga teroris. Penangkapan dilakukan di wilayah Sumatra Utara, sebanyak sembilan orang, kemudian satu orang ditangkap di Sumatera Selatan dan sisanya ditangkap di Batam serta Kepulauan Riau. 

Semula, tertangkap tujuh orang ditangkap di Kota Medan, yakni Langkat, Binjai, Belawan dan Medan Barat. Kemudian, tim Densus 88 kembali menangkap dua orang di wilayah Tanjung Balai.

“Terbaru ada penangkapan empat orang tersangka teroris di Batam, Kepulauan Riau. Saat ini, empat tersangka teroris dibawa ke Polresta Barelang,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar (Kombes) Ahmad Ramadhan, kepada wartawan, Jumat (17/12/2021).

“Tambahan, satu tersangka terduga teroris ditangkap lagi di Sumatra Selatan,” lanjut Ramadhan.

Sampai saat ini, seluruh tersangka masih diperiksa penyidik untuk mengetahui perannya masing-masing. Namun, belasan orang itu diduga merupakan anggota kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

“(Diduga) anggota Jamaah Islamiyah,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Dedi Prasetyo.

Beberapa waktu lalu, polisi juga menangkap total lima tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di kawasan Lampung dan Sumatra Selatan. Empat tersangka bertugas untuk mengamankan buron teroris lain yang dikejar oleh aparat.

Penangkapan dilakukan usai kepolisian mengembangkan perkara pasca amir atau pimpinan tertinggi JI, Para Wijayanto yang ditangkap pada 2019 di Bekasi, Jawa Barat. Selain itu, Densus juga melakukan penangkapan besar-besaran kepada jaringan JI di wilayah Lampung pada November 2020.

JI merupakan organisasi militan teroris yang berada di kawasan Asia Tenggara. 

Kelompok ini merupakan dalang dari peristiwa Bom Bali 1 dan 2, serta sejumlah aksi teror lain dalam dua dekade terakhir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar