Pesantren Al-Hafids Rizqullah Menang Telak 2-0 Lawan Abu Musa Al-Asyari

KBRN, Aceh Singkil:  Pesantren Al-Hafidz Rizqullah (AHAR FC) menang telak dengan skor 2-0 atas Pesantren Abu Musa Al-Asyari (AMARI FC) pada Laga kedua Piala Kasad Liga Santri PSSI di Aceh Singkil, Selasa (21/06/2022) di Lapangan Alun-Alun, desa Pulau Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, Kemenangan Tim asuhan Hendra ini berkat sumbangsih dua gol dari Mustafa, striker dengan nomor punggung 7.

Sempat imbang pada putaran pertama dengan 0-0, Kerjasama Tim yang baik, membuat AHAR FC unggul melalui dua  gol cantik dari Mustafa.  Setelah membuat gol pada menit ke 35, Mustafa semakin menambah percaya diri AHAR FC dengan gol tambahan pada menit ke 45, yang membuat Kiper AMARI FC  cukup kewalahan.

Meski telah meraih dua skor, AHAR FC  masih tetap berupaya keras menyerang lawan.  Tak tanggung, di menit terkakhir pertandingan Tim ini masih melakukan pergantian dua pemain.

Sementara pemain-pemain AMARI FC terus berupaya memperkecil kekalahan dengan  terus melakukan penyerangan.  Namun beberapa peluang terlewati.  Harapan gol dengan tendangan  Bebas di menit terkahir pupus, karena bola melenceng jauh dari gawang.  Hingga wasit meniup peluit panjang, Sekitar pukul 16.48, kedudukan tetap bertahan 2-0 untuk kesebelasan AHAR FC.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hafidz Rizqullah, Ustad Hambali Sinaga, yang turut hadir menonton, mengapresiasi kemenangan Timnya yang telah bermain dengan sportif dan menjunjung tinggi etika, serta mengedepankan strategi.

“Sangat memuaskan dimana para pemain-pemain dari santri dua dayah tersebut sangat sportif. Jadi menunjukkan bahwa mereka adalah santri yang memang betul-betul menjunjung tinggi etika.  Selalu mengedepankan strategi untuk membawa bola.  Tanpa mengedepankan ego dan emosional,” tutur Ustad Hambali.

 

Hambali berharap para pemain-pemain dalam pertandingan berikutnya lebih mengedepankan keahlian sesuai dengan aturan-aturan yang ditetapkan oleh Asosiasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Lebih mengedepankan skill daripada emosi, atau tata cara permainan-permainan yang tidak sesuai menurut aturan yang ditetapkan PSSI.  Semoga dengan Liga Santri  ini membawa perubahan yang luar biasa,  memberikan motivasi, semangat belajar, kepada para santri dan santriwati khususnya di Kabupaten Aceh Singkil,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar