Tujuh Pesantren Siap Berlaga Dalam Liga Santri Piala Kasad di Aceh Singkil

KBRN, Aceh Singkil:  Sebanyak tujuh pesantren di Kabupaten Aceh Singkil siap berlaga dalam Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Aceh Singkil.  Pembukaan Liga Santri dijadwalkan pada 20 Juni 2022, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.  Untuk Aceh Singkil pembukaan  akan dilaksanakan di Lapangan Alun-Alun, desa Pulau Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.  Yang diselenggarakan atas kerjasama Kodim 0109/Aceh Singkil, Asosiasi Kabupaten PSSI Aceh Singkil, Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Singkil, dan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Aceh Singkil.

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Aceh Singkil melalui  Kabid Pendidikan Dayah, Putri Zuliana, S.Pd, kepada RRI, mengatakan untuk mengikuti kegiatan, sudah ada tujuh Pesantren yang mendaftar ke Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Aceh Singkil.

“Ada tujuh dayah, antara lain Dayah Darul Hasanah, Kilangan; Dayah Darul Mahabbah; Dayah Hafidz Rizqullah, Kota Baharu; Dayah Mambaul Qur’an dari Singkohor; ada Dayah Washilatunajjah dari Kecamatan Simpang Kanan, dan juga ada Dayah Abu Musa Al Asary.  Jadi semuanya ada tujuh tim yang sudah mendaftar di Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah,” kata Putri, Senin (13/06/2022).

Dijelaskan Putri, sesuai aturan yang berlaku, peserta Liga santri  harus  merupakan santri yang menginap di  Pondok Pesantren, dan bukan pemain cabutan dari luar  Pesantren.

“Mereka sudah siap dalam segala aturan yang sudah ditentukan.  Karena untuk mengikuti Liga Santri ini, itu harus benar-benar adalah santri yang betul-betul menginap di pesantren terkait. Tidak bisa dimasukkan orang luar.  Atas nama pesantren ini orang luar dimasukkan tidak bisa,” papar Putri..

“Jadi ini sudah jelas, dan sangat tegas sekali, apa yang disampaikan oleh Pak Pasiter dan Pak Dandim, bahwasanya aturan itu tetap kita lakukan sesuai dengan regulasi yang sudah ada pada Piala Kasad khusus Liga Santri tahun ini,” tegasnya.

Putri mengatakan hasil pantauan di lapangan, ketujuh Dayah sudah  siap bertanding sesuai aturan yang ditetapkan.   Dan bahkan beberapa telah melakukan uji coba atau pertandingan persahabatan.

“Setelah kami pantau, Ketujuh dayah ini semuanya sudah mempersiapkan Timnya.  Ada beberapa dayah  yang sudah melakukan uji coba, artinya pertandingan persahabatan. Seperti kemarin sore, ada dayah dari Abu Mussa Alsari, melakukan uji coba artinya melakukan perlombaan/pertandingan persahabatan oleh Tim Rawa Singkil, tim asuhan dari Pak Dandi,” terang Putri.

“Pagi ini juga mereka lakukan kembali persiapan-persiapan untuk pengenalan lapangan. Maklumlah namanya anak santri, baru, mereka juga belum mengenal lapangan alun-alun. Jadi mereka antusias sekali untuk melakukan persiapan-persiapan untuk memperkuat tim mereka,” paparnya.

Lebih lanjut Putri mengatakan untuk pemenang Liga Santri di Aceh Singkil, akan mewakili Aceh Singkil untuk bertanding pada babak selanjutnya. 

“Apa yang disampaikan pada rapat pertama dan kedua, bagi pesantren yang menang itu akan membawa nama Kabupaten.  Kekurangan dari tim nanti akan diambil dari dayah-dayah lainnya, untuk mencukupi satu tim dari Kabupaten Aceh Singkil tadi,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar